alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Peserta Jagoan Tani Dibekali Kiat Kembangkan Rintisan Bisnis

RADAR BANYUWANGI – Ratusan anak muda yang tergabung dalam program ”Jagoan Tani” Banyuwangi mengikuti sesi mentoring hari kedua, Selasa ( 31/5) lalu. Luh Putu S. dari Universitas Jember dan Dzulfikri Putra, CEO Kang Duren sekaligus founder marketplace untuk durian, didapuk sebagai mentor kemarin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 tim yang lolos seleksi Jagoan Tani. Sebelumnya, ada 203 tim yang terdaftar dalam ajang yang rutin digeber Pemkab Banyuwangi sejak lima tahun lalu. Pemkab sudah menyediakan hadiah ratusan juta sebagai stimulus modal usaha bagi para kandidat terpilih nantinya

Sejumlah mentor juga dihadirkan untuk membekali anak muda Banyuwangi dalam konsep bisnis pertanian modern. Ada dosen hingga praktisi. Antara lain Dias Satria dari Universitas Brawijaya Malang. Mentor lainnya yakni Andriza Syarifudin, CEO Nusa Fresh yang beberapa waktu lalu melakukan ekspor buah naga dan hortikultura produk Banyuwangi.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi M. Khoiri, mengatakan, mentoring akan dilaksanakan via Zoom pada tanggal 30 Mei, 31 Mei, dan 2 Juni. Usai mentoring akan dipilih tim yang masuk 30 besar pada 3 Juni 2022. ”Setelah dipilih 30 tim, selanjutnya akan dikerucutkan lagi menjadi 10 besar untuk melakukan presentasi bisnis di hadapan para juri secara langsung pada 8–9 Juni. Diakhiri tahap graduation pada 16 Juni 2022,” pungkas Khoiri. (ddy/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Ratusan anak muda yang tergabung dalam program ”Jagoan Tani” Banyuwangi mengikuti sesi mentoring hari kedua, Selasa ( 31/5) lalu. Luh Putu S. dari Universitas Jember dan Dzulfikri Putra, CEO Kang Duren sekaligus founder marketplace untuk durian, didapuk sebagai mentor kemarin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 100 tim yang lolos seleksi Jagoan Tani. Sebelumnya, ada 203 tim yang terdaftar dalam ajang yang rutin digeber Pemkab Banyuwangi sejak lima tahun lalu. Pemkab sudah menyediakan hadiah ratusan juta sebagai stimulus modal usaha bagi para kandidat terpilih nantinya

Sejumlah mentor juga dihadirkan untuk membekali anak muda Banyuwangi dalam konsep bisnis pertanian modern. Ada dosen hingga praktisi. Antara lain Dias Satria dari Universitas Brawijaya Malang. Mentor lainnya yakni Andriza Syarifudin, CEO Nusa Fresh yang beberapa waktu lalu melakukan ekspor buah naga dan hortikultura produk Banyuwangi.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi M. Khoiri, mengatakan, mentoring akan dilaksanakan via Zoom pada tanggal 30 Mei, 31 Mei, dan 2 Juni. Usai mentoring akan dipilih tim yang masuk 30 besar pada 3 Juni 2022. ”Setelah dipilih 30 tim, selanjutnya akan dikerucutkan lagi menjadi 10 besar untuk melakukan presentasi bisnis di hadapan para juri secara langsung pada 8–9 Juni. Diakhiri tahap graduation pada 16 Juni 2022,” pungkas Khoiri. (ddy/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/