Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Travelling
icon featured
Travelling

Long Weekend, Pasir Putih Dipadai Wisatawan Lokal

21 Oktober 2021, 13: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Long Weekend, Pasir Putih Dipadai Wisatawan Lokal

RAMAI PENGUNJUNG: Para wisatawan lokal asyik bermain Air di pinggir Pantai Pasir Putih, Selasa (19/10) kemarin. (Humaidi/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BUNGATAN – Pantai Pasir Putih di Kecamatan Mangaran kemarin (19/10) terlihat banyak didatangi pengunjung. Tak hanya dari dalam kota, tapi juga luar kota. Serangan Covid 19 yang mulai melandai, membuat mereka sudah berani untuk bepergian dan berada dalam kerumunan. 

Fitriana (20) asal kabupaten Sidoarjo, mengatakan, dirinya datang ke Situbondo hanya untuk menikmati keindahan Wisata Pasir Putih. Sebab, dirinya sudah lama berdiam diri di rumah akibat adanya PPKM darurat. “akibat adanya PPKM darurat, saya sudah terlalu lama bediam diri di rumah. Sehingga, baru kali ini saya bisa menikmati suasana keramaian apalagi di pinggir Pantai seperti ini,” ujarnya.

Menurutnya, Wisata Pasir Putih sangat indah dan pemandangannya sangat lepas. Di samping itu,  juga dekat dengan jalan utama. “Yang bikin kita penasaran itu, adalah namanya yang bernama Pasir Putih. Ternyata, ketika kita datang ke sini, pasirnya benar benar putih,” jelasnya.

Baca juga: Camping Akhir Pekan di Lereng Ijen

Selain itu, pedagang asongan yang berada di lokasi pantai mengatakan, jika pengunjung di wisata tersebut benar-benar ramai. Bahkan, lebih dari sebelum-sebelumnya setelah dua mingguan wisata tersebut dibuka. Sehingga,   dirinya mendapatkan banyak penghasilan dalam satu hari itu.

“Saya sudah menyangka, kalau saat sekarang akan ramai pengunjung. Solanya, saat ini adalah tanggal merah, dan informasinya anak sekolah itu libur. Ternyata benar sesampainya di sini banyak anak-anak bersama ibu dan ayahnya mandi bareng di pantai ini,” kata rudi warga Pasir Putih.

Selanjutnya dia mengatakan, kalau dagangannya banyak mendapatakan penghasilan hingga mencapai Ratusan Ribu Rupiah. “Alhamdulillah karena pengunjung sangat banyak, dagangan saya banyak yang laku, utamanya dagangan yang saya buat sendiri dari kertas Rokok. Namanya itu kelentengan. jadi ketika diputer itu berbunyi. Dan perhari ini saya mendapatkan penghasilan sebanyak Rp 400.000,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, kalau wisata ini baru dibuka beberapa minggu yang yang lalu, dan baru sekarang yang ramai pengunjung. “untuk besok pasti lebih ramai, karena hari libur nasional,” pungkasnya. (mg1/pri)

(bw/*/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia