Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Travelling
icon featured
Travelling

Jangan Tergiur Biaya Open Trip Murah

13 Januari 2022, 07: 39: 57 WIB | editor : Bayu Saksono

Jangan Tergiur Biaya Open Trip Murah

TOP: Para pendaki YANG NAIK MELALUI JALUR Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru berada di puncak sejati Gunung Raung pada Sabtu (8/1). (EKO WAHYUDIANTO FOR JPRG)

Share this      

KALIBARU, Jawa Pos Radar Genteng – Kabar yang santer di media sosial terkait penipuan open trip abal-abal di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengundang keprihatinan para guide pendakian Gunung Raung di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru.

Agar aman bila mendaki gunung, sekretariat pendakian Gunung Raung, Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan minta para pecinta alam untuk berhati-hati memilih guide. “Jangan tergiur dengan biaya open trip yang murah,” cetus salah satu anggota sekretariat pendakian Gunung Raung, Eko Wahyudianto, 45, kemarin (12/1).

Menurut Eko, para pendaki Gunung Rinjani yang ditelantarkan oleh oknum guide, itu karena tergiur oleh harga murah. Untungnya, kasus seperti itu belum pernah ada di pendakian Gunung Raung. “Kalau ada yang menawarkan murah, itu patut dicurigai,” katanya.

Baca juga: Pengunjung Masih Sepi, Belum Vaksin Diminta Pulang

Eko yang juga juga guide pendakian Gunung Raung itu mengatakan, biaya open trip untuk sekali naik Gunung Raung normalnya sekitar Rp 450 ribu sampai Rp 600 ribu per orang. “Kalau pendakiannya minta full service, bisa sampai Rp 1 juta, pendaki hanya bawa badan saja,” katanya.

Selain soal harga, Eko juga menyinggung kepemilikan sertifikat bagi seorang pemandu gunung. Menurutnya, para calon pendaki harus mencari guide yang sudah memiliki sertifikat pemandu gunung dari asosiasi pemandu gunung Indonesia (APGI). “Kalau sudah punya sertifikat, setidaknya jelas kapabilitasnya. Biasanya, penyedia jasa di medsos itu dicantumkan,” cetusnya.

Berita penipuan open trip abal-abal di Gunung Rinjani, terang dia, itu juga mencoreng profesinya dan para pegiat gunung di Indonesia. Dia berharap, di pendakian Gunung Raung, khususnya via Dusun Wonorejo, Desa Kalibaru Wetan, tidak akan terjadi. “Para calon pendaki dari luar kota maupun dari Banyuwangi sendiri, harus bisa lebih jeli saat cari jasa open trip via internet,” pungkasnya.

(bw/rbs/rbs/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia