Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Sports
icon featured
Sports

Tak Hanya Reward, Ipuk Juga Janjikan Pekerjaan

21 Oktober 2021, 07: 54: 50 WIB | editor : Bayu Saksono

Tak Hanya Reward, Ipuk Juga Janjikan Pekerjaan

Share this      

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Atlet asal Banyuwangi yang ikut bertanding dalam ajang PON XX Papua diundang ke Pendapa Swagata Blambangan sore kemarin (19/10). Mereka mendapatkan bonus dari Pemkab Banyuwangi. Peraih medali emas, perak, perunggu, dan yang berpartisipasi di ajang PON mendapatkan bonus uang tunai.

Bonus diserahkan langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani. Dari cabor atletik adalah Dedi Irawan, Haris Halim S., Yudi Dwi Nugroho, dan Nikmatul Nafiah. Ada pula Dhea Cahya Pitaloka dari cabor bola voli. Dari cabor sepak bola ada nama Airlangga Mutamasiqdina, Malik Prayitno, dan Rizky Dwi Pangestu. Intan Indah Safitri dari cabor gulat, Cinta Angelly Khen dari cabor sepatu roda, dan Aulia Nurdini dari tarung derajat.

Dua atlet lainnya, Devy Kartika Putri dan Serly Kurniawati, dari cabor basket berhalangan hadir karena sedang berada di Surabaya bersama seluruh tim basket PON Jatim. Perwakilan dari pengurus cabor, Dispora, dan KONI Banyuwangi juga ikut hadir.

Baca juga: Dua Eks Persewangi Merapat ke Banyuwangi Putra

Para atlet tersebut mendapatkan reward sesuai dengan kategori medali yang mereka peroleh. Untuk medali emas, Pemkab Banyuwangi memberikan reward sebesar Rp 25 juta, kemudian untuk perak diganjar dengan reward sebesar Rp 15 juta. Untuk para atlet yang memperoleh medali perunggu, pemkab memberikan reward sebesar Rp 10 juta. Untuk atlet peserta, pemkab memberikan bonus Rp 3juta.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas menyerahkan langsung reward tersebut kepada seluruh atlet yang datang. ”Ini awal yang luar biasa bagi kami. Ketika bisa langsung bertemu dengan Bupati Banyuwangi dan mendapatkan reward secara langsung,” ungkap atlet peraih medali emas PON, Yudi Dwi Nugroho.

Pelari asal Desa Jelun, Kecamatan Licin itu mengungkapkan, prestasi yang diraih tak lepas dari pembinaan yang diberikan oleh pelatih dari PASI Banyuwangi. Awal karir Yudi dimulai dari ajang Poprov Jatim 2009. Kesempatan yang diberikan pelatih membuat dirinya bisa terus berkembang hingga melewati tiga gelaran PON dan beberapa event kejurnas hingga internasional.

Yudi berharap apa yang telah dilalui bisa menjadi semangat bagi para atlet di Banyuwangi, terutama yang masih berada di dalam masa pembinaan. Pria yang kini bekerja di Bank Indonesia itu berpesan kepada pemkab agar terus memberikan support kepada dunia olahraga. ”Jangan hanya reward, masa depan atlet dalam urusan pekerjaan juga harus diperhatikan,” usul Yudi.

Peraih medali perak dari cabor gulat, Intan Indah Safitri mengaku senang bisa mendapatkan penghargaan dari Pemkab Banyuwangi. Dia berharap dukungan kepada olahraga akan terus mengalir sehingga prestasi atlet Banyuwangi terus berjalan. ”Senang sekali bisa mendapatkan kesempatan memperoleh penghargaan langsung, semoga olahraga terus berkembang di Banyuwangi,” ungkapnya.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, para atlet yang datang ke pendapa sore kemarin adalah kebanggan bagi masyarakat Banyuwangi. Pemberian reward sebagai bentuk perhatian pemerintah agar para atlet terus mengembangkan dirinya. Ipuk ingin prestasi para atlet bisa menjadi penyemangat untuk generasi muda.

Ke depannya mereka diharapkan tetap memiliki optimisme tinggi dan tidak berhenti untuk menekuni apa yang menjadi visinya. ”Dulu mungkin menekuni seni dan olahraga bukan sesuatu yang membanggakan untuk orang tua, tapi sekarang berbeda. Dengan tetap tekun, kita bisa meraih apa pun,” kata Ipuk

Selain reward, pemkab juga memberikan kesempatan kepada atlet peraih medali emas untuk menjadi tenaga harian lepas (THL) di Banyuwangi. ”Kita ingin memberikan apresiasi, salah satunya kesempatan untuk menjadi THL. Tinggal mereka berkenan atau tidak,” kata Ipuk sembari tersenyum.

Ketua KONI Banyuwangi Mukayin menambahkan, prestasi para atlet itu bisa menjadi tolok ukur kepada masyarakat bagaimana perkembangan pembinaan olahraga di Banyuwangi. Atlet yang meraih medali di ajang PON tidak muncul secara tiba-tiba. Mereka membutuhkan proses panjang berlatih hingga bisa mendapatkan kesempatan turun di ajang PON. ”Dengan latihan yang keras dan pembinaan yang maksimal para atlet ini bisa berprestasi. Semoga tidak berhenti di sini, ke depan kita ingin para cabor terus bisa mencetak atlet berprestasi,” ungkapnya

Tak hanya atlet PON, bupati juga memberikan reward kepada perwakilan atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang berlaga di kejuaraan Pekan Paralimpic Jatim 2021. Reward diberikan kepada perwakilan atlet yang datang ke Pendapa Sabha Swagatha sore itu.

Setelah itu, Ipuk melepas kontingen lomba olahraga tradisional yang akan mewakili Kabupaten Banyuwangi di level provinsi yang berlangsung di Pacitan. ”Ke depan, kita harap semua pemuda bisa memaksimalkan potensinya. Kita lihat di sini, keterbatasan tidak menjadi halangan untuk memaksimalkan potensinya,” tandas Ipuk. 

(bw/fre/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia