Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Sports
icon featured
Sports

PASI Turunkan Atlet Difabel ke Persiapan Porprov

13 Januari 2022, 06: 55: 59 WIB | editor : Bayu Saksono

PASI Turunkan Atlet Difabel ke Persiapan Porprov

Share this      

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Seorang atlet penyandang disabilitas berpotensi memperkuat cabor atletik dalam event Pekan Olahraga Provinsi Jatim 2022. Atlet bernama Shandy Akbar Maulana Firdaus,16, itu kini sudah dipersiapkan Pengurus Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Banyuwangi untuk menjalani TC.

Pada tahun 2007 lalu PASI Banyuwangi juga sempat memiliki atlet difabel. Namun, diturunkan di kejuaraan paralimpik. Sedangkan Shandy sendiri, rencananya akan diturunkan di kejuaraan umum yaitu Porprov 2022. Siswa kelas 8 SMPLB itu akan bergabung bersama kontingen Banyuwangi.

Wakil Ketua PASI Banyuwangi Agus Sujiyono mengatakan, dirinya sudah mengamati kemampuan Shandy sejak lama. Atlet berkebutuhan khusus itu memang baru bergabung dengan PASI sejak setahun terakhir. Namun, Agus melihat jika pelari asal Kelurahan Tukangkayu itu cukup potensial.

Baca juga: Kejar Medali Porprov, Drumband Andalkan SMA Taruna Bhayangkara

Karena itu, Agus kemudian menghubungi orang tua Shandy untuk memastikannya agar mau bergabung dalam kontingen atletik Banyuwangi di event Porprov Bulan Juli nanti. ”Dia mengalami keterbatasan tunarungu, tapi di sisi lain dia punya potensi, karena itu kita turunkan di kelas umum. Bukan paralimpik,” jelasnya.

Agus mengatakan, dengan memberikan Shandy kesempatan untuk turun di kelas umum, dirinya juga ingin menyampaikan bahwa penyandang disabilitas pun bisa memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi di olahraga.

Menurut catatan Agus, Shandy memiliki limit waktu yang cukup bagus ketika turun di kelas sprinter 100 meter. Shandy bisa berlari dalam waktu 12 detik untuk jarak 100 meter. Satu detik lebih lambat dari standar catatan Jawa Timur yaitu 11 detik.

Agus pun yakin, dengan 6 bulan persiapan dan masa pemusatan latihan, kemampuan Shandy bisa dimaksimalkan. ”Rencananya akan kita turunkan di kelas estafet 4 x 400 meter. Karena dia juga tunarungu, kita beri posisi di pelari terakhir, dia bisa mengamati rekannya yang datang. Kita optimistis Shandy bisa berprestasi,” jelasnya.

Selain Shandy, PASI Banyuwangi rencananya akan menurunkan 10 atlet lainnya. TC akan dimulai pada akhir Januari mendatang dengan persiapan di kelas sprinter 200 meter, 110 meter lari gawang, dan estafet 4 x 400 meter. ”Kita target medali, keberadaan Shandy saya yakin bisa membawa pulang medali, apa pun itu medalinya,” tandasnya. 

(bw/fre/rbs/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia