Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Sports
icon featured
Sports

E-Sports Situbondo Raih Emas di Kejurda Jatim 2021

01 Desember 2021, 14: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

E-Sports Situbondo Raih Emas di Kejurda Jatim 2021

CABOR BARU: Divisi PUBG Mobile Situbondo yang diisi oleh Yudea, Shafa, Reno dan Ranove mampu membawa pulang emas dalam Kejurda Esports Jatim. (ESI Situbondo for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

SITUBONDO – Atlet asal Situbondo berhasil mengukir prestasi dalam pagelaran Kejurda E-Sports (electronic sport) 2021 Jawa Timur. Dalam momentum yang digelar 25 - 28 November 2021 tersebut, divisi PUBG Mobile Kota Santri mampu berada di posisi puncak dengan membawa pulang satu emas.

Divisi yang diisi oleh Yudea, Shafa, Reno dan Ranove itu mampu mengalahkan tim dari ESI Kabupaten Tulungagung dan Lamongan. Total ada 36 tim dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur yang harus berlaga.

Informasi yang diterima koran ini, total ada lima kelas yang dipertandingkan dalam Kejurda Esports 2021 Jawa Timur. Yakni, Lokapala, PUBG Mobile, Free Fire, Mobile Legend, dan Football PES 2021.

Baca juga: Dampak Pandemi, Skill Atlet Panjat Tebing Menurun Drastis

“Kita dari Electronic Sports Indonesia (ESI) Situbondo ikut di empat kelas, minus Lokapala. Karena kita belum punya atlet untuk kelas ini. Kita bersyukur atlet yang kita kirim bisa meraih emas di kelas PUBG Mobile,” terang Ketua Umum ESI Situbondo, Vigo Aldino.  

Disebutkan, Kejurda Esports 2021 Jawa Timur digelar ESI Jatim bersama Pemprov Jatim, KONI Jatim. Pelaksanaannya digelar secara offline dan online. Untuk tanggal 25-27 November, pertandingan dilakukan secara online. Sedangkan tanggal 28 November digelar offline bertempat di Grand City Surabaya. Piala diserahkan Ketua Harian KONI Jatim bersama Ketua Umum ESI Jatim.

Menurut Vigo, usia ESI Kabupaten Situbondo masih seumur jagung. Baru sekitar satu tahun. Sebab itulah, dirinya merasa perlu untuk terus menggembleng para atlit ESI Situbondo. Selain rajin latihan, salah satu cara yang dilakukan adalah sering tampil dalam perlombaan.

“Kita mengirim atlet ke Kejurda dengan harapan juga bisa untuk melatih mental atlit. Yang tak kalah pentingnya adalah, juga menjadi tolak ukur kita bagaimana menghadapi lawan di arena PORPROV yang akan digelar ditahun 2021. Karena atlet tentunya sudah kita gembleng sejak saat ini,” papar Vigo.

Dia berharap, pembinaan atlit ESI semakin pesat. Sehingga, kemampuan atlet yang ada semakin terasah. Dengan begitu, diharapkan bisa menarik minat masyarakat untuk bergabung. “Karena permainan ini sudah menjadi cabang olahraga.” imbuhnya. (jon/pri)

(bw/*/als/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia