Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Sports
icon featured
Sports
Liga 3 Jatim

BP Angkat Koper, Harapan Tinggal di Persewangi

01 Desember 2021, 10: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

BP Angkat Koper, Harapan Tinggal di Persewangi

GAGAL: Bagong Iswahyudi menyeleksi pemain yang akan disiapkan menjadi skuad Banyuwangi Putra di Stadion Diponegoro sebelum kompetisi Liga 3 digelar. Kiprah BP terhenti di babak 32 besar Liga 3 Jatim. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Para pemain Banyuwangi Putra (BP) harus mengakhiri perjuangan mereka dengan cepat di babak 32 besar Liga 3 Jawa Timur. Pada pertandingan melawan Persema Malang di Stadion Gelora Joko Samudro, Minggu malam (29/11), tim asuhan Bagong Iswahyudi itu harus menyerah dengan skor tipis 0-1. 

Dengan kekalahan tersebut, partisipasi BP di Liga 3 tamat. Meski demikian, kekalahan tersebut tampaknya justru menjadi cambuk bagi manajemen Banyuwangi Putra. Mereka sudah mempersiapkan diri untuk bisa kembali bertarung di Liga 3 tahun depan. ”Hasil ini membuat kami justru tertantang. Tidak ada kata menyerah untuk Banyuwangi Putra. Kami masih bersemangat, bahkan jika bulan depan harus memutar kompetisi kami sudah siap,” kata Manajer BP Deky Firmansyah.

Kekalahan melawan Persema, menurut Deky, bukan menjadi tolok ukur kelemahan BP. Dia menilai hanya faktor dewi fortuna saja yang membuat timnya gagal melaju ke babak 16 besar. Timnya masih cukup kompetitif untuk menghadapi laga. ”Lawan menggunakan strategi parkir bus. Anak-anak kesulitan melewati permainan lawan, sampai akhirnya kita harus kalah dengan satu gol di pertandingan itu,” jelas pengusaha terumbu karang itu.

Baca juga: Menang Head to Head atas Persid, BP Puncaki Klasemen Grup J

Setelah kekalahan tersebut, manajemen akan melakukan pembubaran tim dalam waktu dekat. Deky berjanji akan membentuk tim yang lebih kuat pada musim kompetisi di tahun depan. Pihaknya berencana mempertahankan maksimal 80 persen pemain dari skuad yang ada saat ini.

Para pemain muda Banyuwangi tersebut memiliki kesempatan untuk bisa berkembang lebih baik. ”Skill mereka bagus, tapi memang mentalnya belum matang. Kami akan beri kesempatan kepada mereka untuk bergabung musim depan,” tegasnya.

Dengan tumbangnya BP di fase gugur, praktis tinggal Persewangi yang berada di babak 32 besar. Laskar Blambangan akan menghadapi Perseta Tulungagung di Stadion Gelora Delta Rabu sore (1/12). Persewangi tampaknya tak melakukan banyak perombakan. Kemungkinan besar, trio Papua, yaitu Khaleb Sobor di lini pertahanan dan dua penyerang Delvin Taplo dan Zidane masih menjadi tumpuan tim untuk membuat perubahan dalam pertandingan.

Perseta Tulungagung tak bisa dianggap remeh meskipun lolos ke babak 32 besar sebagai tim dengan peringkat ke-3. Pelatih Persewangi Isdiantono akan tetap berjuang secara maksimal. ”Kita akan terus fight, ini peluang kita untuk lolos ke fase selanjutnya,” tegas pelatih asal Sempu itu. 

(bw/fre/aif/als/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia