Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Entertainment
icon featured
Entertainment
Banyuwangi Culture Everyweek

Suguhkan Tari Gedrik hingga Minak Jinggo Gugat

01 Desember 2021, 06: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Suguhkan Tari Gedrik hingga Minak Jinggo Gugat

ATRAKTIF: Duta seni pelajar SMAN 1 Pesanggaran menampilkan tari jaranan minak jinggo gugat. (Tangkapan Layar Youtube/Banyuwangi Tourism)

Share this      

PESANGGARAN  – Pergelaran Banyuwangi Culture Everyweek (BCE) edisi Kecamatan Pesanggaran berlangsung meriah, Sabtu (27/11). Kegiatan yang mengusung Colorful Hybrid Concept ini menampilkan berbagai atraksi seni tari daerah.

Duta seni pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP/MTs, hingga SMA/MA turut memeriahkan acara disiarkan live lewat channel YouTube Banyuwangi Tourism ini. ”Setiap pekan saya selalu menyaksikan lewat tayangan YouTube. Sambil santai bisa nonton tanpa harus datang ke lokasi,” ungkap Nurul Khotimah, warga Rogojampi.

Tayangan BCE yang disiarkan live setiap minggunya selalu menarik perhatian. Sebab, masing-masing kecamatan selalu menyuguhkan sajian yang berbeda-beda. ”Kami yang aktif menonton jadi tahu kecamatan mana yang inovatif dan tampilannya menarik,” jelas ibu rumah tangga ini.

Baca juga: KA Mutiara Timur Beroperasi Akhir Pekan

Suguhkan Tari Gedrik hingga Minak Jinggo Gugat

LINCAH: Duta seni pelajar kolaburasi SDN se-Kecamatan Pesanggaran menampilkan tari gedrik. (Tangkapan Layar Youtube/Banyuwangi Tourism)

Sementara itu, pergelaran BCE edisi Kecamatan Pesanggaran yang digelar Sabtu lalu, dibuka oleh Camat Pesanggaran Sugiyo Darmawan. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Pendidikan Banyuwangi bekerja dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. ”Terima kasih atas sinergi, kolaborasi dari dinas instansi dan lembaga yang turut menyukseskan pagelaran BCE ini,” ungkap Sugiyo.

BCE ini, kata Sugiyo merupakan salah satu upaya yang ditempuh Pemkab Banyuwangi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di Banyuwangi. Namun karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, maka penyelenggaraannya masih terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Sugiyo menambahkan, untuk mencegah penularan virus korona selama libur Natal dan Tahun Baru, Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh cuti. Selain itu juga diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 secara nasional sejak 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. ”Mohon seluruh masyarakat ini semua bisa dipahami dan dimengerti semata-mata untuk mencegah penyebaran dan penularan Covid-19,” tegasnya.

Sugiyo juga mengimbau bagi kepala sekolah di lingkungan satuan penyelenggara pendidikan untuk mendorong anak didiknya yang memenuhi syarat untuk segera divaksin. Begitu juga dengan wali murid yang belum vaksin, diminta untuk segera mendatangi gerai pusat vaksinasi di puskesmas maupun faskes lainnya.

Gelaran BCE edisi Kecamatan Pesanggaran berlangsung lancar. Duta seni pelajar Kecamatan Pesanggaran menampilkan berbagai atraksi seni tari yang memukau. Dibuka dengan tari gandrung gurit mangir. Kemudian dilanjutkan tari gedrik, tari sorote lintang, tari gandrung marsan, dan tari jaranan minak jinggo gugat. Tidak hanya itu, duta seni pelajar juga menampilkan tari jaran goyang dan ditutup dengan paduan suara lagu Umbul-Umbul Blambangan. 

(bw/ddy/ics/als/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia