RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas perhiasan di pasar domestik kembali menunjukkan dinamika yang cukup mencolok.
Pada Jumat pagi (20/3/2026), harga emas di Raja Emas Indonesia terpantau turun tajam di hampir semua kadar karat.
Sebaliknya, dua pemain besar lainnya, yakni Hartadinata Abadi dan Laku Emas justru mencatat harga yang relatif stabil tanpa perubahan signifikan.
Kondisi ini mencerminkan fluktuasi pasar emas yang dipengaruhi berbagai faktor global maupun domestik.
Raja Emas Indonesia Turun Drastis
Penurunan harga paling mencolok terjadi di Raja Emas Indonesia. Hampir seluruh kadar emas mengalami koreksi, bahkan hingga ratusan ribu rupiah per gram.
Untuk emas 24 karat, harga tercatat di level Rp 2.300.000 per gram, turun Rp 50.000. Sementara itu, emas 22 karat turun lebih dalam sebesar Rp 163.000 menjadi Rp 1.942.000 per gram.
Berikut rincian harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia:
- 24K: Rp 2.300.000 (turun Rp 50.000)
- 23K: Rp 2.031.000 (turun Rp 112.000)
- 22K: Rp 1.942.000 (turun Rp 163.000)
- 21K: Rp 1.855.000 (turun Rp 100.000)
- 20K: Rp 1.766.000 (turun Rp 96.000)
- 19K: Rp 1.677.000 (turun Rp 90.000)
- 18K: Rp 1.590.000 (turun Rp 85.000)
- 17K: Rp 1.501.000 (turun Rp 79.000)
- 16K: Rp 1.412.000 (turun Rp 73.000)
- 15K: Rp 1.325.000 (turun Rp 68.000)
- 14K: Rp 1.236.000 (turun Rp 64.000)
- 13K: Rp 1.147.000 (turun Rp 62.000)
- 12K: Rp 1.060.000 (turun Rp 56.000)
Penurunan ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama menjelang momentum Lebaran yang biasanya diikuti peningkatan permintaan emas perhiasan.
Hartadinata Abadi dan Laku Emas Stabil
Berbeda dengan Raja Emas Indonesia, harga emas di Hartadinata Abadi terpantau stabil di seluruh varian kadar.
Harga emas 22 karat masih berada di angka Rp 2.524.000 per gram, sementara 20 karat di Rp 2.475.000 per gram. Tidak ada perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Berikut rincian harga Hartadinata Abadi:
- 22K: Rp 2.524.000
- 20K: Rp 2.475.000
- 17K: Rp 2.205.000
- 16K: Rp 2.083.000
- 9K: Rp 1.397.000
- 8K: Rp 1.287.000
- 6K: Rp 1.103.000
Sementara itu, harga emas di Laku Emas juga tidak mengalami perubahan. Emas 24 karat berada di Rp 2.508.000 per gram, sedangkan 22 karat di Rp 2.061.000 per gram.
Rinciannya sebagai berikut:
- 24K: Rp 2.508.000
- 23K: Rp 2.155.000
- 22K: Rp 2.061.000
- 21K: Rp 1.971.000
- 20K: Rp 1.876.000
- 19K: Rp 1.780.000
- 18K: Rp 1.685.000
- 17K: Rp 1.590.000
- 16K: Rp 1.494.000
- 15K: Rp 1.401.000
- 14K: Rp 1.307.000
- 13K: Rp 1.213.000
- 12K: Rp 1.118.000
Dipengaruhi Faktor Global dan Permintaan
Analis menyebutkan bahwa fluktuasi harga emas perhiasan tidak lepas dari sejumlah faktor utama.
Di antaranya adalah permintaan industri global, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta kebijakan bank sentral terkait cadangan emas.
Selain itu, momentum menjelang Idulfitri juga turut memengaruhi pergerakan harga. Biasanya, permintaan emas meningkat untuk kebutuhan perhiasan maupun investasi.
Namun, kondisi tahun ini menunjukkan pola yang berbeda, di mana sebagian pelaku pasar memilih menahan transaksi sambil menunggu stabilitas harga.
Imbauan untuk Pembeli dan Investor
Dengan kondisi harga yang bergerak dinamis, masyarakat diimbau untuk lebih cermat dalam mengambil keputusan.
Bagi calon pembeli, momen penurunan harga bisa menjadi peluang untuk mendapatkan harga lebih rendah.
Sementara bagi investor, penting untuk terus memantau tren pasar sebelum melakukan aksi beli atau jual.
Fluktuasi harga emas diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, seiring perkembangan ekonomi global dan situasi pasar domestik. (*)
Editor : Ali Sodiqin