RADARBANYUWANGI.ID - Pergerakan harga emas perhiasan pada perdagangan Kamis pagi (12/3/2026) menunjukkan tren yang beragam.
Harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia tercatat mengalami penurunan, sementara harga di Hartadinata Abadi dan Laku Emas (CMK Group) masih bertahan stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Perbedaan pergerakan harga ini mencerminkan dinamika pasar emas perhiasan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor global maupun domestik.
Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh masing-masing penyedia, harga emas perhiasan dengan kadar berbeda-beda masih menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin membeli maupun menjual perhiasan emas.
Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Perhiasan
Pergerakan harga emas perhiasan tidak hanya dipengaruhi oleh harga emas dunia. Sejumlah faktor lain juga turut berperan dalam menentukan harga di pasar domestik.
Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas perhiasan antara lain:
- Permintaan dari industri perhiasan global
- Fluktuasi nilai tukar mata uang terhadap dolar AS
- Kebijakan bank sentral dalam mengelola cadangan emas
- Kondisi ekonomi global dan tingkat inflasi
Dengan berbagai faktor tersebut, harga emas perhiasan dapat berubah setiap hari mengikuti kondisi pasar.
Karena itu, masyarakat yang ingin berinvestasi maupun membeli perhiasan emas disarankan untuk terus memantau perkembangan harga agar dapat mengambil keputusan yang tepat.
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas Indonesia Turun
Pada perdagangan Kamis (12/3/2026), harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia tercatat mengalami penurunan di hampir semua kadar karat.
Berikut daftar harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia:
- 24 karat: Rp 2.505.000 per gram (turun Rp 15.000)
- 23 karat: Rp 2.250.000 per gram (turun Rp 10.000)
- 22 karat: Rp 2.151.000 per gram (turun Rp 10.000)
- 21 karat: Rp 2.055.000 per gram (turun Rp 9.000)
- 20 karat: Rp 1.955.000 per gram (turun Rp 10.000)
- 19 karat: Rp 1.857.000 per gram (turun Rp 9.000)
- 18 karat: Rp 1.761.000 per gram (turun Rp 9.000)
- 17 karat: Rp 1.662.000 per gram (turun Rp 9.000)
- 16 karat: Rp 1.563.000 per gram (turun Rp 9.000)
- 15 karat: Rp 1.467.000 per gram (turun Rp 8.000)
- 14 karat: Rp 1.368.000 per gram (turun Rp 8.000)
- 13 karat: Rp 1.270.000 per gram (turun Rp 7.000)
- 12 karat: Rp 1.174.000 per gram (turun Rp 7.000)
Penurunan harga ini menunjukkan adanya penyesuaian pasar seiring perubahan harga emas global.
Harga Emas Hartadinata Abadi Stabil
Berbeda dengan Raja Emas Indonesia, harga emas perhiasan di Hartadinata Abadi tercatat stabil pada perdagangan hari ini.
Berikut daftar harga emas perhiasan Hartadinata Abadi:
- 22 karat: Rp 2.709.000 per gram (stabil)
- 20 karat: Rp 2.657.000 per gram (stabil)
- 17 karat: Rp 2.367.000 per gram (stabil)
- 16 karat: Rp 2.236.000 per gram (stabil)
- 9 karat: Rp 1.500.000 per gram (stabil)
- 8 karat: Rp 1.381.000 per gram (stabil)
- 6 karat: Rp 1.184.000 per gram (stabil)
Stabilnya harga menunjukkan bahwa pasar emas perhiasan di segmen ini masih relatif tenang tanpa adanya tekanan signifikan dari sisi permintaan maupun pasokan.
Harga Emas Laku Emas Juga Stabil
Sementara itu, harga emas perhiasan di Laku Emas yang merupakan bagian dari CMK Group juga terpantau stabil pada perdagangan hari ini.
Berikut rincian harga emas Laku Emas:
- 24 karat: Rp 2.631.000 per gram (stabil)
- 23 karat: Rp 2.262.000 per gram (stabil)
- 22 karat: Rp 2.163.000 per gram (stabil)
- 21 karat: Rp 2.068.000 per gram (stabil)
- 20 karat: Rp 1.968.000 per gram (stabil)
- 19 karat: Rp 1.868.000 per gram (stabil)
- 18 karat: Rp 1.768.000 per gram (stabil)
- 17 karat: Rp 1.668.000 per gram (stabil)
- 16 karat: Rp 1.569.000 per gram (stabil)
- 15 karat: Rp 1.471.000 per gram (stabil)
- 14 karat: Rp 1.372.000 per gram (stabil)
- 13 karat: Rp 1.274.000 per gram (stabil)
- 12 karat: Rp 1.174.000 per gram (stabil)
Masyarakat Diminta Aktif Memantau Harga
Dengan tren harga emas yang terus bergerak dinamis, masyarakat yang ingin membeli maupun menjual emas perhiasan disarankan untuk selalu memantau perkembangan harga terbaru.
Pergerakan harga emas perhiasan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global maupun kondisi ekonomi domestik.
Dengan memantau harga secara berkala, calon pembeli maupun investor dapat menentukan waktu yang paling tepat untuk bertransaksi sehingga mendapatkan nilai investasi yang lebih optimal. (*)
Editor : Ali Sodiqin