alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Harga Kedelai Naik Lagi, Pengusaha Tahu Menjerit

SITUBONDO Harga  kedelai terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan harga tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Salah satunya pengusaha  tahu.

Memasuki awal bulan tahun 2022, harga satu kilogram kedelai Rp. 9.750. Pada pertengahan bulan, terjadi kenaikan lagi hingga Rp. 10.000. Jelang akhir bulan, harga kedelai per kilogramnya menembus  Rp. 10.200. “Harga kedelai terus naik. Belum satu bulan, kenaikannya sangat tinggi,” ujar  Markus Xaverio, salah seorang  pengusaha tahu.

Kenaikan harga kedelai yang terus meroket  berbanding terbalik dengan harga jual tahu yang beredar di pasaran. Kondisi ini memberikan masalah tersendiri bagi pengusaha tahu. “Sekarang harga satu kotak tahu Rp. 21.000. Itupun sudah mengalami penurunan harga, yang sebelumnya bisa mencapai Rp. 22.000,” ungkap Markus.

Baca Juga :  Imbas Kedelai Mahal, Perajin Tahu Perkecil Ukuran

Penuruan harga tahu tersebut, lanjut Markus, mengikuti harga pasaran sekarang. “Saya sudah coba tanya pada pengusaha tahu lainnya, kenapa harga jualnya turun, sedangkan kedelainya mahal. Tujuannya agar laku terjual saja dari pada bangkrut,” jelasnya.

Kabid Pengembangan Perdagangan Disperindagkop Situbondo Ruben Pakilaran membenarkan kenaikan harga kedelai yang meresahkan masyarakat tersebut. Kenaikan ini dirasakan oleh pengusaha tahu dan tempe.

“Menyikapi kenaikan harga kedelai, kami akan menindaklanjuti persoalan tersebut,” kata Ruben. (mg5/aif)

SITUBONDO Harga  kedelai terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kenaikan harga tersebut banyak dikeluhkan masyarakat. Salah satunya pengusaha  tahu.

Memasuki awal bulan tahun 2022, harga satu kilogram kedelai Rp. 9.750. Pada pertengahan bulan, terjadi kenaikan lagi hingga Rp. 10.000. Jelang akhir bulan, harga kedelai per kilogramnya menembus  Rp. 10.200. “Harga kedelai terus naik. Belum satu bulan, kenaikannya sangat tinggi,” ujar  Markus Xaverio, salah seorang  pengusaha tahu.

Kenaikan harga kedelai yang terus meroket  berbanding terbalik dengan harga jual tahu yang beredar di pasaran. Kondisi ini memberikan masalah tersendiri bagi pengusaha tahu. “Sekarang harga satu kotak tahu Rp. 21.000. Itupun sudah mengalami penurunan harga, yang sebelumnya bisa mencapai Rp. 22.000,” ungkap Markus.

Baca Juga :  Dinas Pertanian Dorong Perluasan Buah Naga Organik

Penuruan harga tahu tersebut, lanjut Markus, mengikuti harga pasaran sekarang. “Saya sudah coba tanya pada pengusaha tahu lainnya, kenapa harga jualnya turun, sedangkan kedelainya mahal. Tujuannya agar laku terjual saja dari pada bangkrut,” jelasnya.

Kabid Pengembangan Perdagangan Disperindagkop Situbondo Ruben Pakilaran membenarkan kenaikan harga kedelai yang meresahkan masyarakat tersebut. Kenaikan ini dirasakan oleh pengusaha tahu dan tempe.

“Menyikapi kenaikan harga kedelai, kami akan menindaklanjuti persoalan tersebut,” kata Ruben. (mg5/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/