alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

PMK Menggila, Harga Daging Sapi Ternyata Masih Stabil

KALIBARU, Radar Genteng – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus menyebar di Banyuwangi. Semua pasar hewan di Kota Gandrung, ditutup sementara karena banyak sapi dan kambing yang terinfeksi. Tapi, harga daging di pasaran masih stabil.

Di Pasar Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, saat ini harga daging antara Rp 125 ribu per kilogram hingga Rp 135 ribu per kilogram. “Harga daging masih stabil, sejak ada PMK harga belum pernah turun,” cetus Samsudin, pedagang daging asal Dusun Tegalpakis, Desa Kalibaru Wetan.

Menurut Samsudin, harga daging sapi masih Rp 135 per kilogram untuk yang super. Sedang daging sapi yang biasa harganya tetap Rp 125 ribu per kilogram. “Harga daging itu sejak Hari Raya Idul Fitri lalu. Di Jember, saya dengar harga daging sudah turun,” ungkapnya.

Harga daging sapi yang masih tinggi ini, juga terlihat di Pasar Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Di pasar ini, harga daging masih di angka Rp 135 per kilogram untuk kualitas super, dan Rp 120 ribu per kilogram untuk daging biasa atau rawonan. “Harga tetap, tapi pembelinya berkurang, mungkin takut ada PMK itu,” jelas Puji Astuti, 48, salah satu pedagang daging aapi di Pasar Kalibaru Kulon.

Puji mengaku biasanya dalam sehari bisa menjual daging sekitar 160 kilogram. Saat hari besar biasanya laku hingga 200 kilogram. Sejak ada penyerangan PMK, sehari hanya bisa menjual daging sekitar 100 kilogram. “Saya berharap bisa lekas normal lagi,” harapnya.(mg5/abi)

KALIBARU, Radar Genteng – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus menyebar di Banyuwangi. Semua pasar hewan di Kota Gandrung, ditutup sementara karena banyak sapi dan kambing yang terinfeksi. Tapi, harga daging di pasaran masih stabil.

Di Pasar Kalibaru, Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, saat ini harga daging antara Rp 125 ribu per kilogram hingga Rp 135 ribu per kilogram. “Harga daging masih stabil, sejak ada PMK harga belum pernah turun,” cetus Samsudin, pedagang daging asal Dusun Tegalpakis, Desa Kalibaru Wetan.

Menurut Samsudin, harga daging sapi masih Rp 135 per kilogram untuk yang super. Sedang daging sapi yang biasa harganya tetap Rp 125 ribu per kilogram. “Harga daging itu sejak Hari Raya Idul Fitri lalu. Di Jember, saya dengar harga daging sudah turun,” ungkapnya.

Harga daging sapi yang masih tinggi ini, juga terlihat di Pasar Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Di pasar ini, harga daging masih di angka Rp 135 per kilogram untuk kualitas super, dan Rp 120 ribu per kilogram untuk daging biasa atau rawonan. “Harga tetap, tapi pembelinya berkurang, mungkin takut ada PMK itu,” jelas Puji Astuti, 48, salah satu pedagang daging aapi di Pasar Kalibaru Kulon.

Puji mengaku biasanya dalam sehari bisa menjual daging sekitar 160 kilogram. Saat hari besar biasanya laku hingga 200 kilogram. Sejak ada penyerangan PMK, sehari hanya bisa menjual daging sekitar 100 kilogram. “Saya berharap bisa lekas normal lagi,” harapnya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/