alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Harga Cabai Rawit Naik, Cabai Merah Anjlok

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Harga cabai merah besar di pasaran turun drastis, Jumat (16/9). Di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, harga cabai merah yang semula Rp 48 ribu per kilogram, anjlok menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Salah satu pegawai di Pasar Genteng 1 Arif Kurniawan mengatakan harga cabai merah turun karena banyak barang yang masuk ke pasar. “Stoknya sedang banyak, jadi harganya langsung turun,” kata petugas bagian pemantau harga bumbu dapur itu.

Selain itu, lanjut Arif, menurunnya jumlah kiriman cabai merah ke luar daerah, juga berpengaruh terhadap anjloknya harga cabai secara mendadak ini. “Pedagan di Pasar Genteng 1 ini kan menyuplai ke beberapa pasar lain, ketika kirimannya menurun, stoknya menumpuk,” katanya.

Baca Juga :  Wabup Sugirah Panen Perdana Ginseng Merah

Berbeda dengan harga cabai merah yang tengah anjlok, harga cabai rawit justru semakin melambung tinggi. Bila semula Rp 40 ribu per kilogramnya, kini tembus Rp 52 ribu per kilogram. “Tiga hari lalu masih Rp 40 ribu per kilogram, sekarang cabai rawit sudah naik lagi,” kata Sugito 52, salah satu pedagang cabai asal Desa Sragi, Kecamatan Songgon.

Naiknya harga cabai rawit ini, terang dia, diduga cuaca yang kerap hujan beberapa waktu belakangan ini. Bila sering turun hujan, berdampak kualitas cabai rawit kurang bagus. “Pasokan barang yang masuk ke pasar berkurang. Sekarang pasokan masih dari wilayah Banyuwangi saja,” pungkasnya.(sas/abi)

GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Harga cabai merah besar di pasaran turun drastis, Jumat (16/9). Di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, harga cabai merah yang semula Rp 48 ribu per kilogram, anjlok menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Salah satu pegawai di Pasar Genteng 1 Arif Kurniawan mengatakan harga cabai merah turun karena banyak barang yang masuk ke pasar. “Stoknya sedang banyak, jadi harganya langsung turun,” kata petugas bagian pemantau harga bumbu dapur itu.

Selain itu, lanjut Arif, menurunnya jumlah kiriman cabai merah ke luar daerah, juga berpengaruh terhadap anjloknya harga cabai secara mendadak ini. “Pedagan di Pasar Genteng 1 ini kan menyuplai ke beberapa pasar lain, ketika kirimannya menurun, stoknya menumpuk,” katanya.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Harga Cabai Rawit Turun Lagi

Berbeda dengan harga cabai merah yang tengah anjlok, harga cabai rawit justru semakin melambung tinggi. Bila semula Rp 40 ribu per kilogramnya, kini tembus Rp 52 ribu per kilogram. “Tiga hari lalu masih Rp 40 ribu per kilogram, sekarang cabai rawit sudah naik lagi,” kata Sugito 52, salah satu pedagang cabai asal Desa Sragi, Kecamatan Songgon.

Naiknya harga cabai rawit ini, terang dia, diduga cuaca yang kerap hujan beberapa waktu belakangan ini. Bila sering turun hujan, berdampak kualitas cabai rawit kurang bagus. “Pasokan barang yang masuk ke pasar berkurang. Sekarang pasokan masih dari wilayah Banyuwangi saja,” pungkasnya.(sas/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/