TEGALSARI, Jawa Pos Radar Genteng – Operasai pasar minyak goreng (migor) murah, dilaksanakan di halaman kantor Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, kemarin (9/6). Acara yang dimulai pukul 09.00, warga sudah mulai berdatangan sejak pukul 07.00.

Saking banyaknya warga yang datang, warga harus antre. Ratusan jeriken, tampak berjejer dan menumpuk di halaman kantor desa. Dalam operasi migor ini, migor dijual dengan harga Rp 14 ribu per liter dan setiap keluarga dijatah lima liter dengan persyaratan menunjukan kupon yang telah dibagikan oleh pemerintah desa. “Ada 6.000 liter migor yang dijual,” terang Kasi Pemerintahan Desa Tamnsari, Miftahul Hadi.

Menurut Hadi, untuk operasi migor ini pemerintah desa telah membuat 1.200 kupon yang dibagikan kepada 41 RT. Setiap RT mendapat jatah 28 kupon. Saat membagikan kupon, ketua RT harus mengutamakan warga yang tergolong miskin, dan UMKM, terutama gorengan. “Selebihnya bebas diberikan ke siapa saja,” jelasnya.

(Irham Muzaki/RadarBanyuwangi.id)

Hadi mengaku kupon yang dibagikan masih kurang. Masih ada beberapa warga yang belum mendapatkanya. Ia berjanji operasi migor murah ini akan diadakan lagi, terutama untuk warga yang belum mendapatkan jatah. “Kami berusaha semaksimal mungkin agar semua warga kebagian,” ucapnya.

Salah satu warga Tumiasih, mengaku senang dengan adanya operasi migor murah. Dengan adanya program ini, bisa menghemat Rp 10 ribu per liternya. Dengan membeli lima liter migor, bisa digunakan untuk dua mingguan. “Kalau untuk kebutuhan masakan warung, ya pasti kurang,” ucapnya.(mg5/abi)