alexametrics
24.7 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Pasca Nataru, Harga Telur Anjlok

SEMPU – Harga telur kembali anjlok. Sempat menyentuh harga Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram saat libur Natal dan tahun baru (Nataru), kini harganya tinggal Rp 20 ribu per kilogram di tingkat peternak dan Rp 24 ribu per kilogram di tingkat pedagang.

Harga telur yang turun secara drastis ini, membuat peternak kelabakan. Sebab, biaya operasional seperti penyediaan pakan masih tinggi. “Harga pakan ternak tinggi, harga telur tiba-tiba anjlok,” cetus Muhammad Firmansyah, 26, asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu, Banyuwangi.

Menurut Firmansyah, kenaikan harga telur ayam di akhir tahun, memang sudah biasa. Selanjutnya, harga itu juga akan turun di awal tahun. “Tapi ini turunnya banyak, akhir tahun harga telur Rp 30 ribu per kilogram, kini hanya Rp 20 ribu per tahun. Padahal harga pakan masih tinggi,” ucapnya.

Baca Juga :  Antisipasi Gejolak Harga, Pemkab Geber Pasar Murah

Harga telur yang mahal pada akhir tahun, jelas dia, itu karena permintaan yang tinggi. Memasuki awal tahun, warga yang membeli telur menurun. “Ini yang membuat harga telur itu naik dan turun,” ungkapnya.

Salah satu pedagang di pasar tradisional Desa/Kecamatan Sempu, Dewi Rosianti, 50, menyampaikan harga telur ras di tingkat pedagang pasar kini turun. Bila sebelumnya Rp 32 ribu per kilogram, kini harga telur hanya Rp 24 ribu per kilogram. “Telur mulai turun setelah tahun baru,” katanya.(ali/abi)

SEMPU – Harga telur kembali anjlok. Sempat menyentuh harga Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram saat libur Natal dan tahun baru (Nataru), kini harganya tinggal Rp 20 ribu per kilogram di tingkat peternak dan Rp 24 ribu per kilogram di tingkat pedagang.

Harga telur yang turun secara drastis ini, membuat peternak kelabakan. Sebab, biaya operasional seperti penyediaan pakan masih tinggi. “Harga pakan ternak tinggi, harga telur tiba-tiba anjlok,” cetus Muhammad Firmansyah, 26, asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu, Banyuwangi.

Menurut Firmansyah, kenaikan harga telur ayam di akhir tahun, memang sudah biasa. Selanjutnya, harga itu juga akan turun di awal tahun. “Tapi ini turunnya banyak, akhir tahun harga telur Rp 30 ribu per kilogram, kini hanya Rp 20 ribu per tahun. Padahal harga pakan masih tinggi,” ucapnya.

Baca Juga :  Harga Telur Mulai Turun

Harga telur yang mahal pada akhir tahun, jelas dia, itu karena permintaan yang tinggi. Memasuki awal tahun, warga yang membeli telur menurun. “Ini yang membuat harga telur itu naik dan turun,” ungkapnya.

Salah satu pedagang di pasar tradisional Desa/Kecamatan Sempu, Dewi Rosianti, 50, menyampaikan harga telur ras di tingkat pedagang pasar kini turun. Bila sebelumnya Rp 32 ribu per kilogram, kini harga telur hanya Rp 24 ribu per kilogram. “Telur mulai turun setelah tahun baru,” katanya.(ali/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/