alexametrics
24 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Harga Kebutuhan Dapur Belum Aman

GENTENG – Memasuki tahun baru 2022, harga sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, masih belum aman. Selain ada yang bertahan, harga itu ada yang naik, tapi juga ada yang turun, Senin (3/1).

Harga cabai yang sempat meroket di harga Rp. 90 ribu, per kilogram, kini turun menjadi Rp. 65 ribu per kilogram. Harga cabai ini turun karena sudah masuk hari aktif bekerja. “Waktu tahun baru, tidak ada yang metik cabai, jadi harganya mahal,” cetus salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Siti Umi Khulsum, 60.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Harga Cabai Rawit Turun Lagi

Menurut Umi Khulsum, harga cabai yang turun ini sejak dua hari lalu, atau pas 1 Januari 2022. Untuk harga bawang merah, harganya masih stabil Rp 18 ribu per kilogram. Tapi untuk bawang putih naik. “Harga bawang putih sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram, kini Rp 24 ribu perkilogramnya,” terangnya.

Sedang harga minyak goreng, jelas dia, hingga kini masih tinggi. Bila biasanya hanya Rp 18 ribu per liter, saat ini harganya masih bertahan Rp 20 ribu per liter. “Kalau harga sayuran masih tetap,” ungkapnya.

Harga tomat, mentimun, dan kubis, masih kata dia, sampai saat ini harganya tetap Rp 6.000 per kilogramnya. Sedang harga kentang dan buncis Rp 12 ribu per kilogramnya. “Untuk harga jahe tetap Rp 15 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Cabai Turun, Bawah Merah Tetap Meroket

Tapi untuk harga daun bawang atau prei, lanjut dia, naik lumayan tinggi. Bila sebelumnya hanya Rp 8.000 per kilogram, kini menjadi Rp 16 ribu per kilogram. “Tahun baru petaninya pada libur dan stok jadi kurang,” katanya.(mg5/abi)

GENTENG – Memasuki tahun baru 2022, harga sejumlah kebutuhan dapur di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, masih belum aman. Selain ada yang bertahan, harga itu ada yang naik, tapi juga ada yang turun, Senin (3/1).

Harga cabai yang sempat meroket di harga Rp. 90 ribu, per kilogram, kini turun menjadi Rp. 65 ribu per kilogram. Harga cabai ini turun karena sudah masuk hari aktif bekerja. “Waktu tahun baru, tidak ada yang metik cabai, jadi harganya mahal,” cetus salah satu pedagang di Pasar Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Siti Umi Khulsum, 60.

Baca Juga :  Harga Cabai Tembus Rp 40 Ribu Perkilogram

Menurut Umi Khulsum, harga cabai yang turun ini sejak dua hari lalu, atau pas 1 Januari 2022. Untuk harga bawang merah, harganya masih stabil Rp 18 ribu per kilogram. Tapi untuk bawang putih naik. “Harga bawang putih sebelumnya Rp 20 ribu per kilogram, kini Rp 24 ribu perkilogramnya,” terangnya.

Sedang harga minyak goreng, jelas dia, hingga kini masih tinggi. Bila biasanya hanya Rp 18 ribu per liter, saat ini harganya masih bertahan Rp 20 ribu per liter. “Kalau harga sayuran masih tetap,” ungkapnya.

Harga tomat, mentimun, dan kubis, masih kata dia, sampai saat ini harganya tetap Rp 6.000 per kilogramnya. Sedang harga kentang dan buncis Rp 12 ribu per kilogramnya. “Untuk harga jahe tetap Rp 15 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Baca Juga :  Alhamdulillah, Harga Cabai Rawit Turun Lagi

Tapi untuk harga daun bawang atau prei, lanjut dia, naik lumayan tinggi. Bila sebelumnya hanya Rp 8.000 per kilogram, kini menjadi Rp 16 ribu per kilogram. “Tahun baru petaninya pada libur dan stok jadi kurang,” katanya.(mg5/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/