alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Harga Cabe Rawit Tembus Rp 80 Ribu Perkilogram

RADAR SITUBONDO – Sedikitnya ada empat kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan harga dalam seminggu terakhir. Salah satunya cabe rawit, tomat dan bawang merah. Yang paling tinggi, cabe rawit Rp 80 ribu perkg.

Penyebab mahalnya harga cabe karena buruknya cuaca dalam beberapa hari terahir ini. Sehingga banyak cabe yang mengalami kerusakan. Itu berdampak terhadap harga. “Besar kemungkinan karena cuacanya yang tidak mendukung. Saat ini, di Kabupaten Situbondo belum ada petani cabe yang panen raya,”ungkap Bu Kiki, salah satu pedagang kepada Jawa Pos Radar Situbondo.

Menurutnya, setelah harga cabe dikabarkan  naik, dirinya tidak berani menerima kiriman banyak dari penjual. Mengingat cabe rentan mengalami kerusakan. Tidak jarang akibat minimnya pembeli, banyak cabe yang dibuang karena busuk.

“Cabe itu bahaya bagi pedagang, kalau sampai salah taksiran, pedagang sering rugi. Soalnya, kalau pelanggan sudah tahu harganya mahal, orang yang biasanya membeli satu kilo gra,, turun jadi menjadi setengah,” umbuh perempuan yang mengaku sudah 12 tahun berjualan di pasar tersebut.

Menurutnya, dalam tiga hari terakhir ini, harga kenaikan kebutuhan dapur naiknya cukup mengejutkan. Cabe dari harga Rp 40 ribu menjadi Rp 51 ribu. Keesokan harinya 60 ribu. Hingga tanggal 31 kemarin harga cabe sudah mencapai Rp 80 ribu.  (hum/pri)

RADAR SITUBONDO – Sedikitnya ada empat kebutuhan dapur yang mengalami kenaikan harga dalam seminggu terakhir. Salah satunya cabe rawit, tomat dan bawang merah. Yang paling tinggi, cabe rawit Rp 80 ribu perkg.

Penyebab mahalnya harga cabe karena buruknya cuaca dalam beberapa hari terahir ini. Sehingga banyak cabe yang mengalami kerusakan. Itu berdampak terhadap harga. “Besar kemungkinan karena cuacanya yang tidak mendukung. Saat ini, di Kabupaten Situbondo belum ada petani cabe yang panen raya,”ungkap Bu Kiki, salah satu pedagang kepada Jawa Pos Radar Situbondo.

Menurutnya, setelah harga cabe dikabarkan  naik, dirinya tidak berani menerima kiriman banyak dari penjual. Mengingat cabe rentan mengalami kerusakan. Tidak jarang akibat minimnya pembeli, banyak cabe yang dibuang karena busuk.

“Cabe itu bahaya bagi pedagang, kalau sampai salah taksiran, pedagang sering rugi. Soalnya, kalau pelanggan sudah tahu harganya mahal, orang yang biasanya membeli satu kilo gra,, turun jadi menjadi setengah,” umbuh perempuan yang mengaku sudah 12 tahun berjualan di pasar tersebut.

Menurutnya, dalam tiga hari terakhir ini, harga kenaikan kebutuhan dapur naiknya cukup mengejutkan. Cabe dari harga Rp 40 ribu menjadi Rp 51 ribu. Keesokan harinya 60 ribu. Hingga tanggal 31 kemarin harga cabe sudah mencapai Rp 80 ribu.  (hum/pri)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/