Sabtu, 23 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Finance
icon featured
Finance
BI Jember Road FESyar 2021

Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah Lewat Pengembangan Ekonomi Syariah

24 September 2021, 08: 38: 16 WIB | editor : Bayu Saksono

Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah Lewat Pengembangan Ekonomi Syariah

VIRTUAL : Opening Ceremony FESyar 2021 Regional Jawa 2021 (Sidrotul Muntaha/RaBa)

Share this      

DALAM rangka pengembangan ekonomi dan keuangan syariah khususnya di wilayah Sekarkijang, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember menggelar sejumlah kegiatan untuk mendorong pemulihan ekonomi daerah sekaligus mendukung kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2021.

Acara kali ini diawali opening ceremo­ ny yang digeber secara virtual dengan menghadirkan sejumlah pembicara. Mulai Kepala Perwakilan BI Jember Hestu Wibowo, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim Budi Hanoto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, serta anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansyah.

Selain itu, acara juga dikemas dalam dua kegiatan webinar. Sesi pertama mengangkat materi proses menda­ patkan sertifikat halal sebagai potensi dan berkah berbisnis halal. Anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansyah mengapresiasi Bank Indonesia yang terus menerus mem­ berikan kontribusi terhadap pengem­ bangan ekonomi dan keuangan syariah di tanah air. Menurut dia, Indonesia merupakan salah satu negara dengan potensi yang menjanjikan dalam pe­ ngembangan ekonomi dan keuangan syariah.“Kita ketahui secara jelas bahwa penduduk muslim Indonesia telah mencapai 207 juta jiwa atau mewakili 13 persen dari seluruh populasi muslim di seluruh dunia serta total belanja produk domestik yang terus tumbuh hingga 218,8 miliar dolar Amerika Serikat hanya di tahun 2017 atau sekitar 22 persen terhadap total produk domestik bruto (PDB) Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Deflasi Banyuwangi Tembus 0,08 Persen

Dorong Pemulihan Ekonomi Daerah Lewat Pengembangan Ekonomi Syariah

SESI PERTAMA : Openin Ceremony Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2021 Regional Jawa 2021 secara virtual resmi dibuka (Sidrotul Muntaha/RaBa)

Charles berharap, negara Indonesia dapat menjadi pemain global ekonomi syariah dan menjadi eksportir produk halal global. Apalagi kesadaran masyarakat muslim di Indonesia tentang penerapan gaya hidup halal alias halal lifestyle kian meningkat.

"Kita tentu ingin menjadi produsen utama industri halal nasional. Kita juga ingin produk dalam negeri dapat diandalkan sebagai alternatif untuk konsumsi barang-barang impor tersebut dan tentunya dapat mendukung perbaikan neraca perdagangan dan menekan defisit pada transaksi berjalan,” harapnya.

Charles menambahkan, pangsa pasar Indonesia yang begitu besar serta terus berkembangnya industri halal Global meningkatkan urgensi untuk mengem­ bangkan ekonomi dan keuangan syariah. “Sekali lagi saya katakan sebagai target pasar kita menginginkan negara yang besar ini tidak hanya menjadi pasar utama bagi orang dari luar tapi kita juga bisa mengembangkan kepada dunia luar,” kata dia.

Masih menurut Charles, merebaknya pandemi Covid­19 yang bermula pada tahun 2019 dan menjadi Fenomena global hingga saat ini memberikan tantangan yang sangat luar biasa bagi perekonomian dunia dan Indonesia. Meskipun pandemi Covid­19 berdampak kepada multidimensi, sektor ekonomi dan keuangan syariah Indonesia me­miliki potensi sebagai sumber pertumbuhan baru.

(bw/rbs/rbs/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia