alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Harga Stabil, Masyarakat Diminta Belanja Secukupnya

RadarBanyuwangi.id – Harga-harga komoditas bahan pokok termasuk beras masih terpantau stabil. Bank Indonesia (BI) yang mengikuti proses pemantauan di beberapa pasar pekan ini, menilai masyarakat tak perlu khawatir dengan kenaikan harga beberapa komoditas di tengah bulan Ramadan.

Kepala Perwakilan BI Jember Hestu Wibowo mengatakan, pihaknya melihat jika tren Ramadan dan Idul Fitri tahun ini masih berlanjut seperti tahun lalu. Keterbatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat berpotensi membuat daya beli masyarakat menjadi lemah. Akibatnya permintaan terhadap bahan-bahan pokok terutama beras ikut menurun. ”Untuk persediaan kita lihat masih melimpah, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Hestu.

Dengan kondisi ini, Hestu mengatakan jika harga beras relatif stabil atau bahkan bisa turun dibanding tahun 2020. Meski seharusnya tahun ini kondisi ekonomi membaik, tetapi Hestu menilai kondisinya masih lemah. Ditambah dengan kebijakan dari pemerintah yang ikut memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat di suatu daerah.

Baca Juga :  Stok Migor di Toko Modern Mendadak Habis

Karena itu, Hestu mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berbelanja. Jangan sampai melakukan belanja berlebihan atau menyimpan stok barang dalam jumlah banyak. ”Kita lihat harga relatif stabil. Jadi menghadapi Lebaran tahun ini tidak perlu ada belanja yang berlebihan,” pungkasnya. (fre/bay/c1)

RadarBanyuwangi.id – Harga-harga komoditas bahan pokok termasuk beras masih terpantau stabil. Bank Indonesia (BI) yang mengikuti proses pemantauan di beberapa pasar pekan ini, menilai masyarakat tak perlu khawatir dengan kenaikan harga beberapa komoditas di tengah bulan Ramadan.

Kepala Perwakilan BI Jember Hestu Wibowo mengatakan, pihaknya melihat jika tren Ramadan dan Idul Fitri tahun ini masih berlanjut seperti tahun lalu. Keterbatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat berpotensi membuat daya beli masyarakat menjadi lemah. Akibatnya permintaan terhadap bahan-bahan pokok terutama beras ikut menurun. ”Untuk persediaan kita lihat masih melimpah, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Hestu.

Dengan kondisi ini, Hestu mengatakan jika harga beras relatif stabil atau bahkan bisa turun dibanding tahun 2020. Meski seharusnya tahun ini kondisi ekonomi membaik, tetapi Hestu menilai kondisinya masih lemah. Ditambah dengan kebijakan dari pemerintah yang ikut memengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat di suatu daerah.

Baca Juga :  Baznas Bantu Rantang Dhuafa

Karena itu, Hestu mengimbau masyarakat untuk bijak dalam berbelanja. Jangan sampai melakukan belanja berlebihan atau menyimpan stok barang dalam jumlah banyak. ”Kita lihat harga relatif stabil. Jadi menghadapi Lebaran tahun ini tidak perlu ada belanja yang berlebihan,” pungkasnya. (fre/bay/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/