alexametrics
23.4 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Bertemu OJK, LKBH Untag Beber Kasus KPR BTN

JawaPos.com – LKBH untuk bersama korban perjanjian kredit rumah hearing di DPRD Banyuwangi, Kamis (18/1/2018). Mereka bertemu dengan sejumlah anggota DPRD dan perwakilan otoritas jasa keuangan (OJK) Jember.

Sekretaris LKBH Untag, Ance menyebutkan, kasus sertifikat rumah kredit yang tidak ada di KPR BPN tetap menjadi fokus utama yang diperjuangkan. “Apapun alasannya, sertifikat rumah warga di perumahan Garuda Regensi harus diberikan karena itu merupakan hak-hak mereka,” katanya.

Dia menambahkan, pada hearing kali ini pihaknya kebetulan bertemu dengan perwakilan OJK. Sehingga persoalan yang terjadi dibeberapa dihadapan OJK saat hearing di DPRD.

“Kami sampaikan seluruhnya terkait sertifikat rumah warga kalau ada di pihak ketiga. Selama ini mereka hanya dapat keterangan dari KPR BTN, tetapi hari ini kami sudah sampaikan bahwa ada yang tidak beres. Kami harap hak-hak warga cepat dipenuhi,” pungkas Ance.

JawaPos.com – LKBH untuk bersama korban perjanjian kredit rumah hearing di DPRD Banyuwangi, Kamis (18/1/2018). Mereka bertemu dengan sejumlah anggota DPRD dan perwakilan otoritas jasa keuangan (OJK) Jember.

Sekretaris LKBH Untag, Ance menyebutkan, kasus sertifikat rumah kredit yang tidak ada di KPR BPN tetap menjadi fokus utama yang diperjuangkan. “Apapun alasannya, sertifikat rumah warga di perumahan Garuda Regensi harus diberikan karena itu merupakan hak-hak mereka,” katanya.

Dia menambahkan, pada hearing kali ini pihaknya kebetulan bertemu dengan perwakilan OJK. Sehingga persoalan yang terjadi dibeberapa dihadapan OJK saat hearing di DPRD.

“Kami sampaikan seluruhnya terkait sertifikat rumah warga kalau ada di pihak ketiga. Selama ini mereka hanya dapat keterangan dari KPR BTN, tetapi hari ini kami sudah sampaikan bahwa ada yang tidak beres. Kami harap hak-hak warga cepat dipenuhi,” pungkas Ance.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/