Bupati Ipuk Resmikan KUD Mina Blambangan

Wadah Para Nelayan untuk Tingkatkan Kesejahteraan

TINTA EMAS: Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas saat tanda tangan prasasti KUD Mina Blambangan didampingi David Wijaya Tjoek (kanan), Kapolresta (dua dari kiri) Kombes Pol Deddy Foury Millewa dan Danlanal Letkol Laut (P) Ansori. (THOMY SILA/RABA)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Nelayan Muncar bisa bernapas lega. Sebab KUD Mina Blambangan yang dulu bernama KUD Mino Blambangan telah bermetamorfosis lebih modern dengan tata kelola lebih baik. Peresmian KUD Blambangan dilakukan oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas pada Sabtu (13/11) di Tempat Pelelangan Ikan Muncar.

Ketua KUD Mina Blambangan David Wijaya Tjoek menjelaskan, Koperasi Mina Blambangan yang dahulu bernama Mino Blambangan telah berdiri lebih dari 25 tahun. Saat itu, Koperasi Mino Blambangan sempat menjadi percontohan bagi koperasi lain, hal tersebut tidak lepas dari banyaknya aset yang dikelola, ditambah lagi juga sebagai pengelola pelelangan Ikan yang bermitra dengan pemerintah sebagai penarik retribusi.

Namun seiring waktu, kondisi Koperasi Mino Blambangan saat itu menjadi tidak baik dan mengalami kemerosotan. Salah satu faktornya adalah akibat ketidakdisiplinan oknum pengurus dalam tata kelola aset dan finansial. Inilah yang menyebabkan penarikan retribusi sebagai penyumbang potensial pendapatan daerah merosot tajam.

Baca Juga :  Korban Geruduk Pengadilan, Desak Hakim Hukum Berat Bos KSP Tinara

Oleh sebab itu, pihaknya bersama pengurus baru mengambil keputusan untuk memperbaiki tata kelola KUD Mina Blambangan ini. “Bermodal amanat almarhum ayah saya, agar bisa berguna bagi masyarakat, maka KUD Mina Blambangan ini harus dapat meningkatkan derajat dan kesejahteraan nelayan dan masyarakat,” kata Putra pengusaha Tjipta Soedjarwo Tjoek ini.

SAMBUTAN: Ketua KUD Mina Blambangan David Wijaya Tjoek. (THOMY SILA/RABA)

Pria yang juga Ketua Kadin ini mengatakan, pihaknya melakukan renovasi secara total pada kantor Koperasi Mina Blambangan hingga menjadi kantor yang representatif. “Saya teringat pesan dari Pak Anas yang saat itu Bupati Banyuwangi, bahwa retribusi di wilayah Muncar masih tertinggal jauh dari Pengambengan Bali yang tarikan retribusinya mencapai Rp 2,3 miliar lebih. Mudah-mudahan dengan KUD Mina Blambangan ini bisa memberikan PAD untuk Kabupaten Banyuwangi,” kata David.

David menambahkan, KUD Mina Blambangan bersama Pertamina Lubricant menyediakan oli store. Bahkan pihak CSR Pertamina juga menawarkan MoU mengenai pinjaman  dengan bunga rendah dan pendampingan untuk label halal produk sampai dengan  BPOM untuk UMKM  masyarakat Muncar. “Semoga tahun depan bisa segera  terealisasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Terapkan Strategi Berkelanjutan, Bank Terbaik dalam ESG IDX Leader

Bupati Ipuk Fiestiandani memberikan apresiasi terhadap KUD Mina Blambangan. Ipuk berharap keberadaan KUD Mina Blambangan mampu membawa manfaat untuk nelayan dan masyarakat Muncar.

Ipuk juga mengajak kepada para nelayan dan pengusaha yang berada di Muncar untuk bersama-sama sinergi dengan Pemkab Banyuwangi, sehingga ke depan retribusi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat untuk masyarakat Muncar.

Sementara itu Ketua Panitia peresmian KUD Mina Blambangan H Rudianto mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan support terhadap KUD Mina Blambangan. Peresmian ini juga dihadiri Kapolresta; Kajari; Dandim 0825; Danlanal; Kepala Dinas Perikanan; Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan; Kepala Dinas Sosial; Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Perindustrian; Hipmi, pengusaha serta para mitra. (*/sgt)