alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Digarap 16 Pekerja, Pembangunan Theme Park Molor dari Jadwal

RadarBanyuwangi.id – Proses pembangunan taman hiburan Banyuwangi Theme Park kemungkinan masih akan memakan waktu lama. Ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir membuat proyek yang seharusnya rampung pada tahun 2020 itu berjalan lebih lambat.

Sampai saat ini pihak konstruksi bahkan belum bisa memberikan kepastian sejauh mana progres pembangunan taman hiburan Jatim Park Group tersebut. Padahal rampungnya Banyuwangi Theme Park yang dibangun di lahan seluas 9 hektare (ha) itu sudah sangat dinantikan masyarakat Banyuwangi.

Kepala proyek pembangunan Banyuwangi Theme Park Yono mengatakan, pihaknya tidak berani memberikan kepastian kapan pembangunan proyek akan selesai. ”Saya tidak berani memberikan kepastian sejauh mana progres pembangunannya berjalan. Mungkin kurang dari 20 persen,” ujarnya kemarin (23/8).

Pria asal Malang itu menjelaskan, pandemi Covid-19 menyebabkan proses pembangunan Banyuwangi Theme Park di Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat itu tersendat. ”Memang kami setel kalem karena selesainya pandemi kan tidak tahu kapan,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, saat ini para pekerja banyak yang sudah dipulangkan. Pria 46 tahun itu menambahkan, proyek tersebut harusnya digarap minimal 200 orang, sedangkan saat ini hanya ditangani sekitar 16 orang saja. ”Ini pekerja baja sudah tidak bekerja. Progres pembangunan masih di pintu masuk dan kafe,” tambah Yono.

Banyak wahana yang seharusnya sudah rampung, namun justru belum selesai sampai saat ini. ”Depan sini harusnya bioskop, tempat parkir, ruko-ruko, justru sekarang banyak rumputnya begini,” ujar Yono sembari menunjukkan lokasi pembangunan bioskop.

Groundbreaking Theme Park Banyuwangi dilaksanakan pada 21 Desember 2019. Pihak investor menyiapkan anggaran Rp 150 miliar untuk wahana wisata terbesar di Bumi Blambangan tersebut. Beragam wahana akan dibuat, mulai edukasi pelestarian penyu, wahana Ijen lengkap dengan panorama blue fire, hingga wahana Meru Betiri, dan lain-lain. Bahkan, akan dibangun pula kolam renang bergelombang terbesar di Indonesia.

Bukan itu saja, sejumlah fasilitas lain seperti amfiteater tertutup berkapasitas seribu tempat duduk juga akan melengkapi taman ini. Yang tidak kalah menarik, wahana permainan terbesar di Jatim juga akan dibangun di lokasi theme park tersebut. (mg3/aif/c1)

RadarBanyuwangi.id – Proses pembangunan taman hiburan Banyuwangi Theme Park kemungkinan masih akan memakan waktu lama. Ketidakpastian kapan pandemi Covid-19 akan berakhir membuat proyek yang seharusnya rampung pada tahun 2020 itu berjalan lebih lambat.

Sampai saat ini pihak konstruksi bahkan belum bisa memberikan kepastian sejauh mana progres pembangunan taman hiburan Jatim Park Group tersebut. Padahal rampungnya Banyuwangi Theme Park yang dibangun di lahan seluas 9 hektare (ha) itu sudah sangat dinantikan masyarakat Banyuwangi.

Kepala proyek pembangunan Banyuwangi Theme Park Yono mengatakan, pihaknya tidak berani memberikan kepastian kapan pembangunan proyek akan selesai. ”Saya tidak berani memberikan kepastian sejauh mana progres pembangunannya berjalan. Mungkin kurang dari 20 persen,” ujarnya kemarin (23/8).

Pria asal Malang itu menjelaskan, pandemi Covid-19 menyebabkan proses pembangunan Banyuwangi Theme Park di Dusun Krajan, Desa Dadapan, Kecamatan Kabat itu tersendat. ”Memang kami setel kalem karena selesainya pandemi kan tidak tahu kapan,” jelasnya.

Dirinya menuturkan, saat ini para pekerja banyak yang sudah dipulangkan. Pria 46 tahun itu menambahkan, proyek tersebut harusnya digarap minimal 200 orang, sedangkan saat ini hanya ditangani sekitar 16 orang saja. ”Ini pekerja baja sudah tidak bekerja. Progres pembangunan masih di pintu masuk dan kafe,” tambah Yono.

Banyak wahana yang seharusnya sudah rampung, namun justru belum selesai sampai saat ini. ”Depan sini harusnya bioskop, tempat parkir, ruko-ruko, justru sekarang banyak rumputnya begini,” ujar Yono sembari menunjukkan lokasi pembangunan bioskop.

Groundbreaking Theme Park Banyuwangi dilaksanakan pada 21 Desember 2019. Pihak investor menyiapkan anggaran Rp 150 miliar untuk wahana wisata terbesar di Bumi Blambangan tersebut. Beragam wahana akan dibuat, mulai edukasi pelestarian penyu, wahana Ijen lengkap dengan panorama blue fire, hingga wahana Meru Betiri, dan lain-lain. Bahkan, akan dibangun pula kolam renang bergelombang terbesar di Indonesia.

Bukan itu saja, sejumlah fasilitas lain seperti amfiteater tertutup berkapasitas seribu tempat duduk juga akan melengkapi taman ini. Yang tidak kalah menarik, wahana permainan terbesar di Jatim juga akan dibangun di lokasi theme park tersebut. (mg3/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/