alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

BP-Jamsostek Serahkan Santunan ke Ahli Waris Perangkat Desa

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Badan Penyelenggara (BP) Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Banyuwangi memberikan santunan jaminan sosial kepada ahli waris perangkat desa. Santunan yang diberikan berupa Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Santunan pada tanggal 17 Juni diserahkan  kepada ahli waris perangkat Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo, sedangkan tanggal 18 kepada ahli waris  perangkat Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bidang Kepesertaan BP-Jamsostek Banyuwangi Andri Yustian Nugraha.

Turut menyaksikan Kepala Desa Sumberkencono Kusnan, Kades Patoman, Suwito, serta didampingi Bagian Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi, Denta Saputra. Lokasi penyerahan berada di kantor desa masing-masing.

Suwarni, ahli waris (alm) Gunadi, selaku perangkat Desa Sumberkencono, menerima santunan berupa JKM sebesar Rp 42 juta, JHT Rp 1.407.770, dan JP senilai Rp 738.990. Sedangkan Riza Nuhzurur Rohman ahli waris (almh) Riza Ulfiah, selaku perangkat Desa Patoman menerima santunan JKM Rp 42 juta, JHT Rp 2.661.550, dan JP berkala Rp 350.700 per bulan.

Santunan JP berkala diberikan kepada ahli waris peserta meninggal dunia yang masa iuran kepesertaannya minimal 12 bulan, sedangkan yang kurang dari ketentuan maka JP diberikan secara lumpsum.

Kepesertaan perangkat desa di Kabupaten Banyuwangi diatur pada Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 20 Tahun 2020, disebutkan “Dalam rangka pelaksanaan jaminan sosial Bidang Ketenagakerjaan Pemerintah Desa bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa, pemerintah desa melakukan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Cabang BP-Jamsostek Banyuwangi Iman Santoso Achwan.

Kepala Cabang BP-Jamsostek Banyuwangi Iman Santoso Achwan, membenarkan hal tersebut. “Terdapat beberapa desa yang telah terdaftar menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan kami di antaranya, Desa Sumberkencono dan Patoman. Santunan yang kami berikan kepada ahli waris merupakan hak peserta yang harus kami berikan. Harapannya santunan tersebut dapat membantu melanjutkan keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan selanjutnya,” jelas Iman.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Norawi berharap seluruh kepala dan perangkat desa di Kabupaten Banyuwangi yang telah terdaftar pada tahun 2020 terlindungi dan keluarganya bisa menerima manfaat dari jaminan sosial tersebut. ”Ke depannya pemerintah desa bisa mendorong masyarakat agar bisa menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan,’’ harapnya. (*)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Badan Penyelenggara (BP) Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) Banyuwangi memberikan santunan jaminan sosial kepada ahli waris perangkat desa. Santunan yang diberikan berupa Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP).

Santunan pada tanggal 17 Juni diserahkan  kepada ahli waris perangkat Desa Sumberkencono, Kecamatan Wongsorejo, sedangkan tanggal 18 kepada ahli waris  perangkat Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Bidang Kepesertaan BP-Jamsostek Banyuwangi Andri Yustian Nugraha.

Turut menyaksikan Kepala Desa Sumberkencono Kusnan, Kades Patoman, Suwito, serta didampingi Bagian Pemerintahan Desa Kabupaten Banyuwangi, Denta Saputra. Lokasi penyerahan berada di kantor desa masing-masing.

Suwarni, ahli waris (alm) Gunadi, selaku perangkat Desa Sumberkencono, menerima santunan berupa JKM sebesar Rp 42 juta, JHT Rp 1.407.770, dan JP senilai Rp 738.990. Sedangkan Riza Nuhzurur Rohman ahli waris (almh) Riza Ulfiah, selaku perangkat Desa Patoman menerima santunan JKM Rp 42 juta, JHT Rp 2.661.550, dan JP berkala Rp 350.700 per bulan.

Santunan JP berkala diberikan kepada ahli waris peserta meninggal dunia yang masa iuran kepesertaannya minimal 12 bulan, sedangkan yang kurang dari ketentuan maka JP diberikan secara lumpsum.

Kepesertaan perangkat desa di Kabupaten Banyuwangi diatur pada Peraturan Bupati Banyuwangi Nomor 20 Tahun 2020, disebutkan “Dalam rangka pelaksanaan jaminan sosial Bidang Ketenagakerjaan Pemerintah Desa bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa, pemerintah desa melakukan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan,” kata Kepala Cabang BP-Jamsostek Banyuwangi Iman Santoso Achwan.

Kepala Cabang BP-Jamsostek Banyuwangi Iman Santoso Achwan, membenarkan hal tersebut. “Terdapat beberapa desa yang telah terdaftar menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan kami di antaranya, Desa Sumberkencono dan Patoman. Santunan yang kami berikan kepada ahli waris merupakan hak peserta yang harus kami berikan. Harapannya santunan tersebut dapat membantu melanjutkan keberlangsungan hidup keluarga yang ditinggalkan selanjutnya,” jelas Iman.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Norawi berharap seluruh kepala dan perangkat desa di Kabupaten Banyuwangi yang telah terdaftar pada tahun 2020 terlindungi dan keluarganya bisa menerima manfaat dari jaminan sosial tersebut. ”Ke depannya pemerintah desa bisa mendorong masyarakat agar bisa menjadi peserta program jaminan sosial ketenagakerjaan,’’ harapnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/