alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

IDI BWI Mendukung Program Relaksasi Iuran JKN-KIS

JawaPos.com-Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi memberikan program keringanan pembayaran tunggakan sebagai bantuan di tengah pandemi Covid-19. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi Wahyu Santoso mengatakan, pemberian relaksasi tunggakan iuran JKN adalah kontribusi pemerintah hadir dalam membantu masyarakat di masa pandemi ini.

“Jadi, Program keringanan pembayaran tunggakan JKN atau relaksasi tunggakan ini diatur dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020. Sebagai upaya mendukung tanggap Covid-19, pada tahun 2020 peserta JKN-KIS yang menunggak dapat mengaktifkan kepesertaannya kembali dengan melunasi tunggakan iuran minimal enam bulan ditambah satu bulan berjalan,” jelas Wahyu.

Mekanisme program relaksasi tunggakan iuran adalah peserta yang memiliki tunggakan minimal enam bulan keatas.

“Program Relaksasi iuran ini ditujukan  untuk kepesertaan PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan PPU BU (Pekerja Penerima Upah Selain Penyelenggara Negara). Bagi Peserta yang akan memanfaatkan Program Cicilan wajib terlebih dahulu membayar tunggakan relaksasi dan melakukan pendaftaran cicilan pada kanal pendaftaran yang telah ditetapkan. Untuk peserta yang mengikuti program relaksasi tunggakan ini wajib untuk membayar iuran setiap bulan karena jika peserta kembali menunggak program relaksasi tersebut otomatis akan dihentikan dan jika ingin mengikuti kembali program relaksasi, peserta dapat mendaftar kembali,” jelasnya.

Jika sampai dengan Desember 2021 Peserta tidak melakukan pelunasan sisa tunggakan, maka pada bulan selanjutnya status kepesertaan menjadi tidak aktif. Program relaksasi ini diberlakukan sebagai bentuk pemerintah hadir membantu masyarakat dengan pemberian keringanan finansial bagi peserta dalam masa pandemi Covid-19 dan juga dapat meningkatkan potensi penerimaan iuran dan juga peserta dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan. “Alur pendaftaran Program Relaksasi Iuran dapat dilakukan secara mandiri melalui Mobile JKN atau BPJS Care Center 1500 400 dan atau bisa langsung melalui kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat,” jelas Wahyu.

Sementara itu tanggapan ketua IDI Cabang  Banyuwangi Dokter Yos Hermawan menyatakan  melalui kebijakan terbaru BPJS Kesehatan yang dikeluarkan dalam meringankan kondisi finansial masyarakat sangatlah tepat.“Dengan adanya program ini pastinya akan memberikan solusi terhadap peserta JKN-KIS. Setidaknya dengan membayar 6 bulan lebih dahulu  kartu bisa aktif dan bisa dimanfaatkan. Apalagi di saat kondisi pandemi seperti ini yang rentan penyakit datang,” ujarnya. (*)

JawaPos.com-Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan. BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi memberikan program keringanan pembayaran tunggakan sebagai bantuan di tengah pandemi Covid-19. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi Wahyu Santoso mengatakan, pemberian relaksasi tunggakan iuran JKN adalah kontribusi pemerintah hadir dalam membantu masyarakat di masa pandemi ini.

“Jadi, Program keringanan pembayaran tunggakan JKN atau relaksasi tunggakan ini diatur dalam Perpres Nomor 64 Tahun 2020. Sebagai upaya mendukung tanggap Covid-19, pada tahun 2020 peserta JKN-KIS yang menunggak dapat mengaktifkan kepesertaannya kembali dengan melunasi tunggakan iuran minimal enam bulan ditambah satu bulan berjalan,” jelas Wahyu.

Mekanisme program relaksasi tunggakan iuran adalah peserta yang memiliki tunggakan minimal enam bulan keatas.

“Program Relaksasi iuran ini ditujukan  untuk kepesertaan PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) dan PPU BU (Pekerja Penerima Upah Selain Penyelenggara Negara). Bagi Peserta yang akan memanfaatkan Program Cicilan wajib terlebih dahulu membayar tunggakan relaksasi dan melakukan pendaftaran cicilan pada kanal pendaftaran yang telah ditetapkan. Untuk peserta yang mengikuti program relaksasi tunggakan ini wajib untuk membayar iuran setiap bulan karena jika peserta kembali menunggak program relaksasi tersebut otomatis akan dihentikan dan jika ingin mengikuti kembali program relaksasi, peserta dapat mendaftar kembali,” jelasnya.

Jika sampai dengan Desember 2021 Peserta tidak melakukan pelunasan sisa tunggakan, maka pada bulan selanjutnya status kepesertaan menjadi tidak aktif. Program relaksasi ini diberlakukan sebagai bentuk pemerintah hadir membantu masyarakat dengan pemberian keringanan finansial bagi peserta dalam masa pandemi Covid-19 dan juga dapat meningkatkan potensi penerimaan iuran dan juga peserta dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan. “Alur pendaftaran Program Relaksasi Iuran dapat dilakukan secara mandiri melalui Mobile JKN atau BPJS Care Center 1500 400 dan atau bisa langsung melalui kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat,” jelas Wahyu.

Sementara itu tanggapan ketua IDI Cabang  Banyuwangi Dokter Yos Hermawan menyatakan  melalui kebijakan terbaru BPJS Kesehatan yang dikeluarkan dalam meringankan kondisi finansial masyarakat sangatlah tepat.“Dengan adanya program ini pastinya akan memberikan solusi terhadap peserta JKN-KIS. Setidaknya dengan membayar 6 bulan lebih dahulu  kartu bisa aktif dan bisa dimanfaatkan. Apalagi di saat kondisi pandemi seperti ini yang rentan penyakit datang,” ujarnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/