alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Dibuka, Diskop UMP Pantau Pasar Hewan Glenmore

RadarBanyuwangi.id – Setelah sempat ditutup karena penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pasar Hewan Glenmore yang berlokasi di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, akhirnya dibuka lagi, kemarin (13/8).

Saat buka perdana selama PPKM ini, perdagangan di pasar hewan terbesar di Banyuwangi itu dipantau petugas dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Kabupaten Banyuwangi dan Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Glenmore.

Plt. Camat Glenmore Muji Purwanto menyampaikan monitoring di pasar hewan itu penting karena baru dibuka setelah tutup cukup lama. Langkah ini, untuk memastikan kegiatan selanjutnya. “Kita pastikan pedagang menaati prokes, sekaligus sesuai batasan kehadiran,” katanya.

Dari hasil monitoring yang dilakukan, terang dia, kegiatan di pasar hewan itu relatif terkendali. Jumlah isian pengunjung terlihat lebih sedikit dari hari pasaran sebelum ditutup karena PPKM Darurat. “Agak sepi, yang datang sekitar 40 persen dari list yang ada,” jelasnya.

Kepala Diskop UMP Banyuwangi, RR. Nanin Oktaviantie  mengungkapkan dari hasil laporan petugas bidang perdagangan yang terjun di lapangan, kondisi pasar hewan dan aktivitas pedagang relatif baik.  “Kegiatan seperti yang kita harapkan,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan pasar, terang dia, semua kewenangan ada di Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan. Pihaknya hanya melakukan penanganan di wilayah pelaksanaan teknis dan perdagangan, seperti pencatatan retribusi  dan sejenisnya. Dengan berjalannya kegiatan sesuai ketentuan, diharapkan pedagang bisa disiplin. Sehingga, pelaksanaan layak dilanjutkan. “Buka tutup tergantung permintaan Satgas di kecamatan, “jelasnya.

Dibandingkan pasar hewan lainnya, jelas dia, pasar hewan Glenmore terlambat dibuka. Salah satu alasan memperpanjang penutupan, itu untuk antisipasi penularan Covid-19.  Mengingat pedagang yang hadir di pasar ini banyak dari luar daerah.(sli/abi)

RadarBanyuwangi.id – Setelah sempat ditutup karena penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Pasar Hewan Glenmore yang berlokasi di Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, akhirnya dibuka lagi, kemarin (13/8).

Saat buka perdana selama PPKM ini, perdagangan di pasar hewan terbesar di Banyuwangi itu dipantau petugas dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop UMP) Kabupaten Banyuwangi dan Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Glenmore.

Plt. Camat Glenmore Muji Purwanto menyampaikan monitoring di pasar hewan itu penting karena baru dibuka setelah tutup cukup lama. Langkah ini, untuk memastikan kegiatan selanjutnya. “Kita pastikan pedagang menaati prokes, sekaligus sesuai batasan kehadiran,” katanya.

Dari hasil monitoring yang dilakukan, terang dia, kegiatan di pasar hewan itu relatif terkendali. Jumlah isian pengunjung terlihat lebih sedikit dari hari pasaran sebelum ditutup karena PPKM Darurat. “Agak sepi, yang datang sekitar 40 persen dari list yang ada,” jelasnya.

Kepala Diskop UMP Banyuwangi, RR. Nanin Oktaviantie  mengungkapkan dari hasil laporan petugas bidang perdagangan yang terjun di lapangan, kondisi pasar hewan dan aktivitas pedagang relatif baik.  “Kegiatan seperti yang kita harapkan,” katanya.

Dalam pelaksanaan kegiatan pasar, terang dia, semua kewenangan ada di Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan. Pihaknya hanya melakukan penanganan di wilayah pelaksanaan teknis dan perdagangan, seperti pencatatan retribusi  dan sejenisnya. Dengan berjalannya kegiatan sesuai ketentuan, diharapkan pedagang bisa disiplin. Sehingga, pelaksanaan layak dilanjutkan. “Buka tutup tergantung permintaan Satgas di kecamatan, “jelasnya.

Dibandingkan pasar hewan lainnya, jelas dia, pasar hewan Glenmore terlambat dibuka. Salah satu alasan memperpanjang penutupan, itu untuk antisipasi penularan Covid-19.  Mengingat pedagang yang hadir di pasar ini banyak dari luar daerah.(sli/abi)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/