Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Ekonomi Bisnis
icon featured
Ekonomi Bisnis

Pakai Pesawat Perintis, Terbang Dua Kali Sepekan

13 Januari 2022, 11: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Pakai Pesawat Perintis, Terbang Dua Kali Sepekan

Penumpang penerbangan perdana pesawat Susi Air mendarat mulus di Bandara Banyuwangi. Rute Banyuwangi-Sumenep akan dioperasikan Selasa dan Rabu. (Ramada Kusuma/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

RUTE penerbangan perintis dari Sumenep menuju Banyuwangi (PP) akan menambah jadwal penerbangan di Bandara Banyuwangi. Rute baru tersebut diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan pulihnya moda transportasi udara di Indonesia.

Executive General Manager (EGM) Bandara Banyuwangi Cin Asmoro mengatakan, pengoperasian rute pesawat perintis dari Sumenep ke Banyuwangi (PP) akan dilakukan selama dua kali dalam sepekan, yakni hari Selasa dan Rabu.

Pada hari Selasa, jadwal penerbangan untuk rute Sumenep–Banyuwangi pada pukul 12.20 dan perjalanan sebaliknya pukul 13.15 dari Banyuwangi menuju Sumenep. Untuk jadwal hari Rabu, rute Sumenep–Banyuwangi, pesawat terbang pukul 10.40, kemudian lepas landas dari Banyuwangi menuju Sumenep pada pukul 11.30.

Baca juga: Akselerasi Pemulihan Ekonomi lewat UMKM

Bandara Banyuwangi memiliki peluang yang besar untuk pengoperasian pesawat-pesawat perintis seperti milik Susi Air yang menghubungkan antarwilayah terpencil. Dengan beroperasinya pesawat perintis ini akan mampu mendongkrak perekonomian dua wilayah. Selain itu juga akan membangkitkan kembali optimisme moda transportasi udara di Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Pasalnya, maskapai dengan pesawat-pesawat besar sangat terdampak akibat pandemi Covid-19, sehingga rute perintis justru memiliki peluang berkembang. Sebab, rute yang dilalui pesawat perintis ini memiliki nilai ekonomis dengan harga tiket yang sangat terjangkau, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah yang memang butuh percepatan waktu tempuh dalam urusan bisnis.

”Penerbangan perintis Sumenep–Banyuwangi ini memiliki peluang, untuk bisa memaksimalkan butuh kolaborasi antara dua wilayah, Banyuwangi dan Sumenep,” jelas Cin.

Meski saat ini belum ada kepastian kapan pandemi ini akan berakhir, dengan kembalinya beberapa maskapai yang mulai beroperasi dan ditambah pembukaan rute penerbangan perintis, akan semakin membangkitkan gairah moda transportasi udara mendekati normal.

Sementara itu,  jadwal penerbangan di Bandara Banyuwangi masih diisi sejumlah maskapai, yakni Citilink rute Jakarta–Banyuwangi (PP), Citilink rute Surabaya–Banyuwangi, Banyuwangi–Denpasar, dan maskapai Batik Air yang akan beroperasi melayani rute penerbangan Jakarta–Banyuwangi (PP).

”Semoga penerbangan perintis ini akan terus menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih baik, penumpangnya semakin meningkat sehingga rute penerbangannya akan bertambah dari dua kali sepekan bisa menjadi setiap hari,” tandas Cin. 

(bw/ddy/aif/als/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia