alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Buka Lagi Flight BWI-Bali

JawaPos.com – Perhelatan International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) Annual Meeting 2018 di Bali membawa sejumlah dampak positif bagi Banyuwangi. Salah satunya, pengoperasian penerbangan komersial Banyuwangi-Bali pergi-pulang (PP).

Dalam rangka menyongsong pertemuan tahunan para menteri keuangan, gubernur bank sentral, maupun para bankir kelas atas asal berbagai penjuru dunia tersebut, penerbangan langsung pulang pergi Bali-Banyuwangi (BWI) akan kembali dibuka. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Nasional IMF-World Bank WB Annual Meeting 2018 Luhut Binsar Panjaitan saat berada di Bumi Blambangan Jumat (2/3).

Luhut yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI tersebut datang didampingi dua anggota tim, yakni Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Mereka datang untuk mengecek Banyuwangi sebagai salah satu destinasi yang ditawarkan kepada para delegasi pertemuan tahunan dana moneter internasional dan bank dunia tersebut.

Luhut mengatakan, salah satu tujuan pengecekan adalah Bandara Banyuwangi yang merupakan salah satu alternatif untuk pendaratan pesawat yang ditumpangi peserta IMF-WB Annual Meeting 2018. ”Peserta pertemuan tersebut berasal dari 189 negara. Jumlahnya bisa mencapai 18 ribu sampai 20 ribu orang,” ujarnya.

Luhut menuturkan, begitu mengetahui pertemuan tahunan IMF-WB digelar di Bali, kalangan ekonom menyatakan kesiapan menghadiri pertemuan tersebut. Padahal, kata dia, Bali sangat dekat dengan Banyuwangi yang juga memiliki beragam destinasi wisata kelas dunia. ”Sedangkan orang tidak banyak yang tahu Denpasar-BWI cuma 20 menit terbang,” kata dia.

Karena itu, Luhut menyatakan penerbangan langsung Banyuwangi-Bali PP akan segera dibuka. Soal maskapai yang akan melayani rute tersebut, dia mengaku ada banyak alternatif, termasuk Garuda Indonesia, Citilink, maupun maskapai lain. ”Intinya penerbangan Banyuwangi-Bali akan dapat slot. Sesegera mungkin,” tegasnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya penerbangan reguler rute Banyuwangi-Bali pernah dibuka. Termasuk oleh maskapai Garuda Indonesia. Namun, rute tersebut ditutup sejak November 2015 silam, lantaran tingkat keterisian penumpang cenderung minim.

JawaPos.com – Perhelatan International Monetary Fund (IMF)-World Bank (WB) Annual Meeting 2018 di Bali membawa sejumlah dampak positif bagi Banyuwangi. Salah satunya, pengoperasian penerbangan komersial Banyuwangi-Bali pergi-pulang (PP).

Dalam rangka menyongsong pertemuan tahunan para menteri keuangan, gubernur bank sentral, maupun para bankir kelas atas asal berbagai penjuru dunia tersebut, penerbangan langsung pulang pergi Bali-Banyuwangi (BWI) akan kembali dibuka. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Nasional IMF-World Bank WB Annual Meeting 2018 Luhut Binsar Panjaitan saat berada di Bumi Blambangan Jumat (2/3).

Luhut yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI tersebut datang didampingi dua anggota tim, yakni Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo. Mereka datang untuk mengecek Banyuwangi sebagai salah satu destinasi yang ditawarkan kepada para delegasi pertemuan tahunan dana moneter internasional dan bank dunia tersebut.

Luhut mengatakan, salah satu tujuan pengecekan adalah Bandara Banyuwangi yang merupakan salah satu alternatif untuk pendaratan pesawat yang ditumpangi peserta IMF-WB Annual Meeting 2018. ”Peserta pertemuan tersebut berasal dari 189 negara. Jumlahnya bisa mencapai 18 ribu sampai 20 ribu orang,” ujarnya.

Luhut menuturkan, begitu mengetahui pertemuan tahunan IMF-WB digelar di Bali, kalangan ekonom menyatakan kesiapan menghadiri pertemuan tersebut. Padahal, kata dia, Bali sangat dekat dengan Banyuwangi yang juga memiliki beragam destinasi wisata kelas dunia. ”Sedangkan orang tidak banyak yang tahu Denpasar-BWI cuma 20 menit terbang,” kata dia.

Karena itu, Luhut menyatakan penerbangan langsung Banyuwangi-Bali PP akan segera dibuka. Soal maskapai yang akan melayani rute tersebut, dia mengaku ada banyak alternatif, termasuk Garuda Indonesia, Citilink, maupun maskapai lain. ”Intinya penerbangan Banyuwangi-Bali akan dapat slot. Sesegera mungkin,” tegasnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya penerbangan reguler rute Banyuwangi-Bali pernah dibuka. Termasuk oleh maskapai Garuda Indonesia. Namun, rute tersebut ditutup sejak November 2015 silam, lantaran tingkat keterisian penumpang cenderung minim.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/