Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMP Bustanul Makmur, Genteng

Gerda Sukarno Prayudha • Senin, 1 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Photo
Photo
GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng – Para siswa SMP Bustanul Makmur dan santri Pondok Pesantren Bustanul Makmur II, Dusun Sumber Bening, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, mendapat ilmu tentang mitigasi bencana alam dari dosen dan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Jakarta, kemarin (29/7).

Dalam acara bertajuk, Penyuluhan Edukasi dan Mitigasi Bencana untuk Santri, narasumber dari tim pengabdian masyarakat Universitas Indonesia dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi. “Penyuluhan mitigasi bencana ini sangat penting,” ujar ketua Yayasan Pondok Pesantren Bustanul Makmur II, Genteng, KH. Robitul Haq.

Photo
Photo
Kiai muda yang biasa disebut Gus Robet itu menyampaikan, manusia tidak pernah tahu kapan bencana akan datang. Oleh sebab itu, perlu adanya sikap ikhtiar dengan cara memahami mitigasi bencana alam maupun nonalam. “Sebagai manusia, kita tidak boleh langsung tawakal, harus ikhtiar dulu, ini bentuk ikhtiar kita,” ucapnya.

Gus Robet berharap para siswa dan santri bisa mendapat ilmu yang bermanfaat setelah mengikuti penyuluhan mitigasi ini. “Saya harapkan banyak pelajaran yang bisa diambil setelah acara ini. Saya juga mengucapkan terima kasih sudah dipilih menjadi tuan rumah acara ini,” kata Gus Robet yang juga alumni UI Jakarta itu.

Dalam acara itu materi tentang mitigasi disampaikan oleh kepala seksi kedaruratan BPBD Banyuwangi, H. Ponirin, dan pendidikan karakter oleh ketua tim Pengabdian Masyarakat UI, Dr. Hanief,  M.Si. “Para siswa harus tahu langkah apa yang ingin dijalankan ke depan, dan harus punya gairah yang besar untuk meraih kesuksesan,” katanya.

Photo
Photo
Materi karakter ini, mendapat perhatian serius karena dianggap penting bagi SMP Bustanul Makmur yang terkenal sarat dengan prestasi. Selama Mei-Juli 2022 ini, banyak siswa yang berhasil menjadi juara ditingkat kabupaten, provinsi, dan nasional. “Alhamdulillan, para siswa banyak mendapat juara,” cetus Kepala SMP Bustanul Makmur, Genteng, H. Imamuddin, M.Pd.I.

Di antara prestasi itu, Radit Maulana Syah menjadi juara 1 Marching Competition di Kediri, Saintika Hurin Mazidah menyabet medali emas nasional di Edusains Cerdas Indonesia (National Edusains Olympiad), dan Fathirin Nayla Aura Himma Ulya mendapat medali emas di Olimpiade Matematika Tingkat Nasional. “Juga ada yang dapat medali perak di cabang panahan waktu Porprov Jatim, yaitu Ridho Firdaus Maulana,” ungkapnya.(sas/abi) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#EDUSAINS CERDAS INDONESIA #ALUMNI UI #SMPN BUSTANUL MAKMUR