Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SIGRA SMAN 2 Taruna Bhayangkara Genteng Raih Predikat Sangat Inovatif di IGA 2025 Jatim

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 14 Februari 2026 | 02:30 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai (kiri) menyerahkan penghargaan kepada perwakilan Smadatara H Mujib di Surabaya pada Kamis (12/2).
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai (kiri) menyerahkan penghargaan kepada perwakilan Smadatara H Mujib di Surabaya pada Kamis (12/2).

BANYUWANGI – Kerja keras SMAN 2 Taruna Bhayangkara Genteng (Smadatara) dalam mengembangkan terobosan teknologi pendidikan berbuah manis.

Inovasi bertajuk SIGRA (Sistem Integrasi Smadatara) diganjar penghargaan dengan predikat Sangat Inovatif dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam kegiatan Pelaporan Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 yang digelar di Surabaya, Kamis (12/2). Kepala sekolah, H. Mujib, hadir mewakili Smadatara dalam forum bergengsi tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih atas penghargaan dengan predikat Sangat Inovatif yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Bapak Aries Agung Paewai,” ujar Mujib.

Jawaban atas Tantangan Sekolah Berasrama

Mujib menjelaskan, sebagai sekolah berasrama (boarding school) dengan peserta didik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, Smadatara dituntut menjalankan sistem pengelolaan yang aktif selama 24 jam.

Menurutnya, sistem konvensional berbasis kertas sering kali menimbulkan berbagai kendala. Mulai dari lambatnya birokrasi perizinan, risiko kehilangan dokumen, hingga terbatasnya akses orang tua dalam memantau perkembangan anak dari jarak jauh.

“SIGRA hadir untuk memangkas sekat-sekat tersebut,” tegasnya.

Dengan beralih dari proses manual ke sistem digital berbasis real-time, sekolah tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga membangun budaya kerja yang transparan dan akuntabel.

Platform Digital Terpadu Satu Pintu

SIGRA dirancang sebagai platform digital terpadu yang mengintegrasikan seluruh layanan administrasi, kesiswaan, hingga proses pembelajaran dalam satu pintu.

“Sistem ini didesain secara holistik dengan menyatukan tujuh aspek vital pengelolaan sekolah ke dalam satu platform yang mudah digunakan atau user friendly,” jelas Mujib.

Tujuh fitur utama dalam aplikasi SIGRA meliputi:

  1. E-Surat – Manajemen persuratan digital.
  2. E-Taruna – Pemantauan kedisiplinan siswa.
  3. E-Permit – Sistem perizinan berbasis digital.
  4. E-Supak – Supervisi dan evaluasi pembelajaran.
  5. E-Learning – Pembelajaran interaktif daring.
  6. E-Rapor – Integrasi sistem penilaian siswa.
  7. E-Prolap – Pengelolaan proposal dan pelaporan.

Melalui sistem ini, orang tua dapat memantau perkembangan akademik maupun kedisiplinan siswa secara langsung tanpa harus datang ke sekolah.

Sementara siswa dan guru memperoleh kemudahan dalam administrasi maupun proses pembelajaran.

Wujud Transformasi Digital Pendidikan

Penghargaan dalam ajang IGA 2025 menjadi bukti bahwa transformasi digital di lingkungan pendidikan daerah mampu bersaing di tingkat provinsi.

SIGRA dinilai sebagai inovasi yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga menjawab kebutuhan riil sekolah berasrama modern.

Dengan implementasi sistem digital terintegrasi, Smadatara Genteng menunjukkan komitmen untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

“Dengan hadirnya aplikasi ini, siswa, pihak sekolah, dan orang tua akan mendapat kemudahan akses. Semua terintegrasi dalam satu sistem,” pungkas Mujib.

Ke depan, pihak sekolah berencana terus mengembangkan fitur SIGRA agar semakin adaptif terhadap kebutuhan pendidikan berbasis teknologi, sekaligus mendukung tata kelola sekolah yang efektif, efisien, dan transparan. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#sman 2 taruna bhayangkara #sigra #Smadatara Genteng #IGA 2025