RADARBANYUWANGI.ID – Yayasan Al Uswah kembali mencuri perhatian dunia pendidikan Banyuwangi. Dua agenda besar digelar serentak oleh unit sekolah di bawah naungan yayasan tersebut pada Sabtu (22/11).
SDIT Al Uswah 1 Sukowidi membuka rangkaian kegiatan lewat “Sekolah Wali Murid”, forum edukatif yang mempertemukan orang tua dan pihak sekolah untuk menyelaraskan pola pendampingan siswa. Acara yang dibuka secara langsung oleh Ketua Yayasan Al Uswah, Karyono, S.Pd., MT., ini berlangsung hangat dan interaktif.
Karyono menekankan, pendidikan yang baik lahir dari kerja sama kuat antara sekolah dan keluarga. Orang tua, kata dia, perlu memahami pola asuh dan pendampingan belajar yang sesuai perkembangan anak dan tuntutan zaman. Ia menambahkan, dua tahun terakhir Al Uswah telah bertransformasi menjadi sekolah digital berbasis artificial intellegence (AI) atau kecerdasan buatan, sehingga kegiatan akademik maupun non-akademik semakin variatif dan mendorong kreativitas siswa.
Sebagai penguatan, yayasan juga menggelar program besar Super Qur’an Camp 2025 yang diikuti 560 siswa dari berbagai unit pendidikan. Program tahunan ini dirancang untuk menumbuhkan kedekatan siswa dengan Al-Qur’an sekaligus menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai spiritual.
Di sisi lain, SDIT Al Uswah 2 Mberan menghadirkan suasana meriah lewat event “Penampilan Inspirasi Siswa” di lantai 2 Kampus Untag. Ansori, Ketua Pembina Yayasan Al Uswah mengatakan, ragam kreativitas siswa ditampilkan, mulai tahfidz, seni, hingga pertunjukan tematik. “Kehadiran dan dukungan wali murid dalam dua agenda besar ini menjadi bukti bahwa kolaborasi sekolah dan keluarga memegang peran penting dalam membentuk generasi berakhlak dan percaya diri di era digital,” ujarnya. (sgt)
Editor : Sigit Hariyadi