Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Calo Jabatan Kepala Sekolah Marak DIlakukan Pensiunan Kasek, Berani Mengaku Orang Gubernur!

Ali Sodiqin • Minggu, 12 Oktober 2025 | 14:15 WIB

Kepala Cabang Dinas Mataram-Lombok Barat Dikbud NTB Mujahidin.
Kepala Cabang Dinas Mataram-Lombok Barat Dikbud NTB Mujahidin.

RADARBANYUWANGI.ID - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengingatkan para guru untuk waspada terhadap calo jabatan kepala sekolah.

Peringatan ini disampaikan menyusul beredarnya isu praktik percaloan jabatan di sejumlah sekolah, terutama yang masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Baca Juga: Bukan di Bali, Tapi di Karimunjawa! Surga Tropis dengan Laut Biru dan Perjalanan Seru Menuju Pulau Impian

Kepala Cabang Dinas (KCD) Mataram–Lombok Barat (Malomba), Mujahidin, menegaskan tidak ada mekanisme resmi penawaran jabatan kepala sekolah di luar jalur institusi.

“Tidak ada seperti ini,” tegas Mujahidin, Jumat (11/10).

Menurut Mujahidin, isu ini muncul dari oknum pensiunan kepala sekolah yang mendatangi beberapa sekolah unggulan dan mengaku bisa membantu proses pengangkatan kepala sekolah definitif.

Baca Juga: Allegri Dituduh ‘Gila’ Tak Rotasi Pemain AC Milan! Tapi Lihat Apa yang Terjadi dengan Modric dan Leao…

Mereka datang membawa janji jabatan seolah memiliki mandat dari pemerintah.

“Secara institusi, tidak ada ‘orang’ Gubernur atau pihak lain yang diberi mandat menawarkan jabatan kepala sekolah,” ujarnya menegaskan.

Dikbud NTB meminta setiap sekolah yang menerima kunjungan dari pihak tidak dikenal segera melapor ke Dikbud NTB atau KCD setempat agar dapat ditindaklanjuti.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penipuan dan menjaga integritas proses seleksi Calon Kepala Sekolah (CKS).

Baca Juga: Hanya 7,5% Peluang Menang! Indonesia vs Irak Jadi Laga Hidup-Mati Garuda, Patrick Kluivert Siap Ciptakan Keajaiban di Jeddah!

“Jangan percaya janji jabatan dari siapa pun. Semua pengangkatan kepala sekolah dilakukan melalui prosedur resmi dan transparan,” tambah Mujahidin.

Ia juga mengimbau guru dan Plt kepala sekolah agar tidak mudah tergiur tawaran yang mengatasnamakan pejabat atau institusi.

“Segera laporkan bila ada yang mencoba menawarkan jabatan. Kita jaga bersama integritas dunia pendidikan,” tutupnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#kepsek #Calo Jabatan #pensiunan kasek jadi calo #jabatan kepala sekolah #ntb #janji manis