RadarBanyuwangi.id – Kerja sama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemenbudristek) Indonesia dengan pemerintah Korea Selatan (Korsel) terwujud dalam Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC).
Kerja sama ini meliputi pelatihan bagi guru dalam pemanfaatan teknologi informasi (TI) guna mendukung pembelajaran di sekolah.
Para guru yang ikut dalam KLIC akan diberikan pelatihan pendidikan seperti literasi digital, digital sistem, basic artificial intelligence (AI), EduTech, scratch, play entry, dan big data.
Ada 25 guru se-Indonesia yang turut serta dalam KLIC tahun 2024. Dan, satu-satunya peserta dari Banyuwangi berasal dari SMAN 1 Glagah yang diwakili oleh Winda Anista.
Selama tujuh hari di Korsel, yakni mulai 12–19 Oktober 2024 lalu, peserta KLIC juga mengunjungi sekolah tingkat dasar hingga sekolah tingkat lanjut yang sudah menerapkan literasi digital dalam pembelajarannya.
Selain itu, peserta juga mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Korsel dan mendapatkan penjelasan seputar beasiswa pendidikan di Negeri Gingseng tersebut.
Menurut Winda, sebenarnya literasi digital bisa diterapkan di Indonesia. ”Bahkan mungkin sudah mulai diterapkan,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (28/10).
Hanya saja, masih ada beberapa tantangan yang harus diselesaikan saat literasi digital sepenuhnya diterapkan.
”Di Korsel tablet dan PC sudah disediakan oleh pemerintah. Mungkin di Indonesia belum seperti itu. Tetapi dengan pemanfaatan gawai dan laptop yang dimiliki siswa, literasi digital masih memungkinkan diterapkan,” terang Winda.
Selain itu, tantangan lain adalah peningkatan soft skill guru yang perlu ditingkatkan. Namun, imbuh Winda, dirinya bertekad untuk mengaplikasikan apa yang didapat dari KLIC minimal pada mata pelajaran yang dia ajarkan di sekolah.
”Kalau ini baik, tentu harapannya bisa diadopsi menjadi program SMAN 1 Glagah,” kata guru yang baru saja mengantarkan tiga siswa binaannya mencapai grand final Olimpiade Pertanian Indonesia (OPI) 2024 di IPB tersebut. (*/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin