Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Edukasi
icon featured
Edukasi
UPT KIBT Poliwangi

Sukses Gelar Poliwangi Business Exhibition 2021

30 November 2021, 09: 16: 08 WIB | editor : Ali Sodiqin

Sukses Gelar Poliwangi Business Exhibition 2021

PUKUL GONG: Guntur Priambodo (baju putih) didampingi Muh. Fuad Al Haris (tengah) dan Dwi Ahmad Priyadi saat meresmikan Poliwangi Business Exhibition 2021 di Hedon Cafe, Sabtu (27/11). (UPT KIBT Poliwangi For RaBa)

Share this      

GIRI – Dalam rangka menumbuhkan ekosistem usaha rintisan berbasis teknologi di Banyuwangi dan menyosialisasikan adanya bisnis rintisan binaan, Unit Pelayanan Teknis Kewirausahaan dan Inkubator Bisnis Teknologi (UPT KIBT) Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) menggelar Poliwangi Business Exhibition (PBE) 2021.

Acara yang difasilitasi dari dana hibah Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM) ini digelar tanggal 27–28 November 2021 bertempat di Hedon Cafe, Kecamatan Giri.

Hadir dalam acara PBE 2021, Asisten Pembangunan dan Perekonomian Dr Ir H Guntur Priambodo MM, Plt Direktur Poliwangi Muh. Fuad Al Haris ST MT, Wakil Direktur Kemahasiswaan M. Shofiul Amin ST MT, Kepala Jurusan, Kepala Prodi, dan stakeholder perusahaan serta asosiasi.

Baca juga: Siswa Banyak Berprestasi tingkat Nasional dan Internasional

PBE 2021 menampilkan stan pameran binaan UPT KIBT Poliwangi di halaman Hedon Cafe mulai dari produk UMKM, konveksi, katering, coffee roastery, kerajinan, cenderamata, stan berbasis IT, hingga CNC manufaktur.

Tidak hanya pameran, di hari Sabtu (27/11) ada Business Matching yang dihadiri stakeholder dari kalangan pengusaha, perbankan, perhotelan, hingga wirausaha UMKM dalam upaya memaksimalkan peluang bisnis di masa pandemi.

Ada juga Seminar Bisnis pada Minggu (28/11) dengan menghadirkan cerita sukses pengusaha muda Arvy Rizaldy yang merupakan anggota HIPMI Banyuwangi dan Manajer Osing Deles Edwin Junianto sebagai narasumber.

Ketua UPT KIBT Poliwangi Dwi Ahmad Priyadi SPt MSc mengatakan, PBE 2021 pertama kali digelar UPT KIBT Poliwangi bekerja sama dengan stakeholder di Banyuwangi. ”Ada 35 unit usaha binaan tersebar di Banyuwangi dan mereka dibina selama dua tahun agar usahanya sukses dan mandiri,” jelas Dwi.

Dwi berharap acara ini menjadi agenda rutin dan mampu membangun ekosistem berwirausaha di Banyuwangi yang kondusif sehingga bisa bersaing dengan kota besar seperti Malang, Surabaya, Jogja, dan lainnya. ”Semoga bermanfaat dan menumbuhkan ekosistem bisnis rintisan teknologi di Banyuwangi,” pungkasnya. 

(bw/*/als/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia