alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Sako Pramuka Sekolah Islam Terpadu Dilantik

BANYUWANGI – Pelantikan Pengurus Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) diselenggarakan di Aula Gedung Pramuka Kwarcab Banyuwangi, Senin (29/1).

Pelantikan tersebut dihadiri beberapa petinggi Kwarcab Banyuwangi. Seperti Ketua Kwarcab Dwi Yanto, Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso) Julius Agustina, Pembina Andalan Abdurahman, serta segenap pengurus Sakopramuka SIT, dan beberapa pengurus Kwarcab Banyuwangi.

Hadir juga perwakilan dari SD IT Al Uswah Kalipuro, SD Al Uswah Kebalenan, SD Insan Cendekia Kalibaru, MIT Insan Mandiri Genteng, SMP IT Al Uswah Banyuwangi, dan SMP IT Insan Cendekia Kalibaru.

Ketua Kwarcab Banyuwangi Dwi Yanto berpesan agar SIT menjadi perekat antarkeyakinan umat beragama dan menginginkan adanya semacam pembinaan dari SIT. ”Kami titipkan kepada Sakopramuka agar pembinaan akhlakul karimah menjadi prioritas utama,” kata Dwi Yanto.

Ketua JSIT Banyuwangi Julius Agustina mengatakan, setelah menjadi pengurus, pihaknya berharap bisa melaksanakan tugas untuk membina generasi muda. Sakopramuka ini mempunyai tujuan, salah satunya sebagai ajang menjalin silaturahmi, melatih tangkas dan mandiri, serta yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai tempat berbagai ilmu. ”Manfaatkan kegiatan positif ini sebaik-baiknya, karena banyak sekali ilmu dan manfaat yang didapat apabila diikuti dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Sementara itu, upacara pelantikan Sako Pramuka SIT terasa khidmat dan sakral terutama saat Ketua Kwarcab Banyuwangi menyematkan tanda di dada Ketua Sakopramuka yang baru, Farid Suaidi. ”Saya berharap hubungan sinergi antara sako dan juga Kwarcab Banyuwangi dalam menyiapkan generasi yang akan datang dan siap menghadapi tantangan. Dan juga terima kasih kepada Kwarcab yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” ucap Farid. (*)

BANYUWANGI – Pelantikan Pengurus Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) diselenggarakan di Aula Gedung Pramuka Kwarcab Banyuwangi, Senin (29/1).

Pelantikan tersebut dihadiri beberapa petinggi Kwarcab Banyuwangi. Seperti Ketua Kwarcab Dwi Yanto, Ketua Jaringan Sekolah Islam Terpadu (Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso) Julius Agustina, Pembina Andalan Abdurahman, serta segenap pengurus Sakopramuka SIT, dan beberapa pengurus Kwarcab Banyuwangi.

Hadir juga perwakilan dari SD IT Al Uswah Kalipuro, SD Al Uswah Kebalenan, SD Insan Cendekia Kalibaru, MIT Insan Mandiri Genteng, SMP IT Al Uswah Banyuwangi, dan SMP IT Insan Cendekia Kalibaru.

Ketua Kwarcab Banyuwangi Dwi Yanto berpesan agar SIT menjadi perekat antarkeyakinan umat beragama dan menginginkan adanya semacam pembinaan dari SIT. ”Kami titipkan kepada Sakopramuka agar pembinaan akhlakul karimah menjadi prioritas utama,” kata Dwi Yanto.

Ketua JSIT Banyuwangi Julius Agustina mengatakan, setelah menjadi pengurus, pihaknya berharap bisa melaksanakan tugas untuk membina generasi muda. Sakopramuka ini mempunyai tujuan, salah satunya sebagai ajang menjalin silaturahmi, melatih tangkas dan mandiri, serta yang tidak kalah pentingnya adalah sebagai tempat berbagai ilmu. ”Manfaatkan kegiatan positif ini sebaik-baiknya, karena banyak sekali ilmu dan manfaat yang didapat apabila diikuti dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Sementara itu, upacara pelantikan Sako Pramuka SIT terasa khidmat dan sakral terutama saat Ketua Kwarcab Banyuwangi menyematkan tanda di dada Ketua Sakopramuka yang baru, Farid Suaidi. ”Saya berharap hubungan sinergi antara sako dan juga Kwarcab Banyuwangi dalam menyiapkan generasi yang akan datang dan siap menghadapi tantangan. Dan juga terima kasih kepada Kwarcab yang telah memberikan kepercayaan kepada saya,” ucap Farid. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/