alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Ny Dani Anas: Jaga Imunitas Tangkal Korona, Jangan Lupa Berjemur

 
BANYUWANGI – Dinas Pendidikan Banyuwangi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Banyuwangi menyosialisasikan pencegahan virus korona (Covid-19). Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 24–28 Maret 2020 di seluruh kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi ini mendapat dukungan penuh dari PKK.

     Ketua TP PKK Banyuwangi Ny Dani Azwar Anas  memberikan apresiasi terhadap peran PKBM dalam menyosialisasikan pencegahan virus korona atau Covid-19 yang kini meresahkan warga. Menurutnya, pencegahan bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga masing-masing.
”Saya berharap kepada seluruh pengelola PKBM hindari berita hoaks dan sosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk virus korona,” ujar Ny Dani saat menghadiri penyerahan bantuan peralatan kepada PKBM Mitra di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Kamis kemarin (26/3) yang juga dihadiri Camat Glagah dan Kepala Desa Tamansuruh.
     Ny Dani menambahkan, dalam menghadapi ketidaktentuan atas dampak korona ini semua masyarakat harus waspada. Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa bantuan pihak lain. Maka program yang terkandung dalam 10 Program Pokok PKK sangat sejalan dengan visi pemerintah yakni gotong royong dan kesehatan.
”Dengan bergerak melakukan program-program PKK dengan baik dan benar serta mengimplementasikan di tengah masyarakat secara nyata, itu artinya kita sudah mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang sehat dan bahagia lahir batin,” katanya.
     Ny Dani juga mengimbau mengimbau kepada masyarakat untuk berjemur di bawah matahari pagi selama 15 menit untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. ”Jangan lupa kita berjemur ya Bapak-Ibu, supaya badan sehat terus. Dalam acara ini saya sudah dijemur selama 15 menit. Lumayan panasnya, namun badan saya merasa sehat. Jaga imunitas tangkal korona, jangan lupa berjemur,” pesannya.
     Dalam kesempatan itu, istri Bupati Abdullah Azwar Anas ini juga mengapresiasi inovasi PKBM At-Taubah Rogojampi yang berhasil membuat bilik steril. Bilik steril ini berfungsi untuk menyemprotkan cairan disinfektan kepada seseorang yang masuk dalam bilik ini. ”Alat ini bagus, terima kasih inovasi yang sudah dibuat PKBM At-Taubah, mudah-mudahan PKBM lainnya bisa berinovasi seperti ini,” kata Ny Dani.
     Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno mengatakan, sebagai garda terdepan pendidikan masyarakat, peran PKBM dalam meminimalisasi perkembangan virus korona di Banyuwangi sangat dibutuhkan. Maka, apa yang dilakukan PKBM hari ini adalah peran mereka dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19. 
     ”Terkait sekolah, para siswa tetap mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa dengan memanfaatkan teknologi informasi, seperti melalui WA. Begitupun para guru mata pelajaran tetap memberikan pembelajaran dengan sistem daring. Termasuk juga kepala sekolah tetap melakukan tugasnya dengan sistem daring juga. Virus korona menyerang individu yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Ajarkan anak untuk makan sehat, minum vitamin, olahraga, dan cuci tangan dengan sabun. Pihak sekolah agar membersihkan sanitasinya. Di setiap toilet sekolah harus selalu tersedia sabun tangan,” kata Suratno.
     Sementara itu, Kabid Pendidikan Banyuwangi Nuriyatus Sholeha mengatakan, selama lima hari PKBM bergerak di seluruh Kecamatan Banyuwangi untuk menyosialisasikan pencegahan virus korona atau Covid-19. Selain sosialisasi juga dilakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum. Penyemprotan ini sebagai langkah pencegahan meluasnya virus korona serta usaha meningkatkan kebersihan. ”Satgas Dikmas Cegah Covid-19 dibantu relawan PKBM At-Taubah akan bersama-sama memerangi Covid-19,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini, PKBM juga memberikan bantuan berupa hand sanitizer, lap, dan timba. Juga menyerahkan bilik steril hasil inovasi PKBM At-Taubah Rogojampi. ”Saat orang masuk ke dalam bilik ini, maka bilik secara otomatis akan mengeluarkan cairan steril yang dapat menyemprot. Tema kegiatan ini adalah Bersama Lawan Virus Corona, Bantu Masyarakat Tahu tentang Covid-19,” pungkas Nuriyatus.

Baca Juga :  Direkrut atau Dibuang? Soal THL, Dewan Desak Eksekutif Ambil Keputusan

Untuk pembelajaran online di PKBM sudah bukan hal baru di Banyuwangi. Bahkan tahun 2019 PKBM Banyuwangi telah mendapatkan penghargaan dari MURI. Program ini bersinergi dengan aplikasi Daring dari Kementerian Pendidikan. Banyuwangi sengaja meluncurkan program ini dengan melibatkan ribuan peserta agar program belajar jarak jauh ini semakin di kenal oleh masyarakat. Sesuai trigernya Dikmas Belajar Kapan Saja, Belajar Dimana Saja Bisa. (*/afi/c1)

 
BANYUWANGI – Dinas Pendidikan Banyuwangi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Banyuwangi menyosialisasikan pencegahan virus korona (Covid-19). Kegiatan yang dilaksanakan mulai tanggal 24–28 Maret 2020 di seluruh kecamatan se-Kabupaten Banyuwangi ini mendapat dukungan penuh dari PKK.

     Ketua TP PKK Banyuwangi Ny Dani Azwar Anas  memberikan apresiasi terhadap peran PKBM dalam menyosialisasikan pencegahan virus korona atau Covid-19 yang kini meresahkan warga. Menurutnya, pencegahan bisa dimulai dari diri sendiri dan keluarga masing-masing.
”Saya berharap kepada seluruh pengelola PKBM hindari berita hoaks dan sosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari berbagai penyakit, termasuk virus korona,” ujar Ny Dani saat menghadiri penyerahan bantuan peralatan kepada PKBM Mitra di Desa Tamansuruh, Kecamatan Glagah, Kamis kemarin (26/3) yang juga dihadiri Camat Glagah dan Kepala Desa Tamansuruh.
     Ny Dani menambahkan, dalam menghadapi ketidaktentuan atas dampak korona ini semua masyarakat harus waspada. Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri tanpa bantuan pihak lain. Maka program yang terkandung dalam 10 Program Pokok PKK sangat sejalan dengan visi pemerintah yakni gotong royong dan kesehatan.
”Dengan bergerak melakukan program-program PKK dengan baik dan benar serta mengimplementasikan di tengah masyarakat secara nyata, itu artinya kita sudah mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang sehat dan bahagia lahir batin,” katanya.
     Ny Dani juga mengimbau mengimbau kepada masyarakat untuk berjemur di bawah matahari pagi selama 15 menit untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh. ”Jangan lupa kita berjemur ya Bapak-Ibu, supaya badan sehat terus. Dalam acara ini saya sudah dijemur selama 15 menit. Lumayan panasnya, namun badan saya merasa sehat. Jaga imunitas tangkal korona, jangan lupa berjemur,” pesannya.
     Dalam kesempatan itu, istri Bupati Abdullah Azwar Anas ini juga mengapresiasi inovasi PKBM At-Taubah Rogojampi yang berhasil membuat bilik steril. Bilik steril ini berfungsi untuk menyemprotkan cairan disinfektan kepada seseorang yang masuk dalam bilik ini. ”Alat ini bagus, terima kasih inovasi yang sudah dibuat PKBM At-Taubah, mudah-mudahan PKBM lainnya bisa berinovasi seperti ini,” kata Ny Dani.
     Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno mengatakan, sebagai garda terdepan pendidikan masyarakat, peran PKBM dalam meminimalisasi perkembangan virus korona di Banyuwangi sangat dibutuhkan. Maka, apa yang dilakukan PKBM hari ini adalah peran mereka dalam membantu pemerintah menekan penyebaran Covid-19. 
     ”Terkait sekolah, para siswa tetap mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa dengan memanfaatkan teknologi informasi, seperti melalui WA. Begitupun para guru mata pelajaran tetap memberikan pembelajaran dengan sistem daring. Termasuk juga kepala sekolah tetap melakukan tugasnya dengan sistem daring juga. Virus korona menyerang individu yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Ajarkan anak untuk makan sehat, minum vitamin, olahraga, dan cuci tangan dengan sabun. Pihak sekolah agar membersihkan sanitasinya. Di setiap toilet sekolah harus selalu tersedia sabun tangan,” kata Suratno.
     Sementara itu, Kabid Pendidikan Banyuwangi Nuriyatus Sholeha mengatakan, selama lima hari PKBM bergerak di seluruh Kecamatan Banyuwangi untuk menyosialisasikan pencegahan virus korona atau Covid-19. Selain sosialisasi juga dilakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum. Penyemprotan ini sebagai langkah pencegahan meluasnya virus korona serta usaha meningkatkan kebersihan. ”Satgas Dikmas Cegah Covid-19 dibantu relawan PKBM At-Taubah akan bersama-sama memerangi Covid-19,” ujarnya.
Dalam sosialisasi ini, PKBM juga memberikan bantuan berupa hand sanitizer, lap, dan timba. Juga menyerahkan bilik steril hasil inovasi PKBM At-Taubah Rogojampi. ”Saat orang masuk ke dalam bilik ini, maka bilik secara otomatis akan mengeluarkan cairan steril yang dapat menyemprot. Tema kegiatan ini adalah Bersama Lawan Virus Corona, Bantu Masyarakat Tahu tentang Covid-19,” pungkas Nuriyatus.

Baca Juga :  Dukung Pengembangan Pariwisata, Pemuda Komunikasi Bahasa Inggris

Untuk pembelajaran online di PKBM sudah bukan hal baru di Banyuwangi. Bahkan tahun 2019 PKBM Banyuwangi telah mendapatkan penghargaan dari MURI. Program ini bersinergi dengan aplikasi Daring dari Kementerian Pendidikan. Banyuwangi sengaja meluncurkan program ini dengan melibatkan ribuan peserta agar program belajar jarak jauh ini semakin di kenal oleh masyarakat. Sesuai trigernya Dikmas Belajar Kapan Saja, Belajar Dimana Saja Bisa. (*/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/