
RADAR BANYUWANGI - Banyak masyarakat masih meyakini bahwa es batu yang jernih berasal dari air matang, sementara es berwarna keruh dianggap berasal dari air mentah.
Anggapan ini ternyata tidak sepenuhnya benar karena tingkat kejernihan es batu lebih dipengaruhi oleh proses fisika pembekuan.
Secara ilmiah, air yang direbus hingga mendidih memang melepaskan gas terlarut seperti oksigen dan nitrogen.
Ketika dibekukan secara perlahan, kristal es akan terbentuk padat tanpa gelembung udara, sehingga menghasilkan tampilan bening.
Namun, proses ini berbeda dengan skala industri.
"Sering banget dibilangin kalo beli es usahain cari yg bening, padahal kalo kataku sih yg penting ga merubah rasa aja lah," ujar Cinta, seorang warga.
Teknologi mesin es modern menggunakan metode pembekuan searah.
Air dialirkan secara konstan di atas cetakan dingin sehingga mineral dan gelembung udara terbuang otomatis.
Inilah alasan mengapa pabrik bisa menghasilkan es kristal yang sangat jernih meski tanpa proses perebusan air baku.
BPOM menegaskan bahwa tampilan fisik tidak bisa menjadi satu-satunya indikator keamanan pangan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




