Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Otot, Ini Rahasia Sisik Pinus Bergerak Otomatis

D
Struktur sisik runjung pinus yang terbuka dan menutup akibat mekanisme higromorfisme. (Ilustrasi Gemini AI)
Struktur sisik runjung pinus yang terbuka dan menutup akibat mekanisme higromorfisme. (Ilustrasi Gemini AI)

Advertisement

RADAR BANYUWANGI - Pernahkah Anda bertanya mengapa runjung pinus atau pine cone dapat membuka dan menutup sisiknya secara otomatis?

Fenomena ini bukan digerakkan oleh otot seperti pada hewan, melainkan mekanisme fisik alami yang disebut higromorfisme.

Struktur jaringan pada sisik runjung memiliki respons unik terhadap kadar air di udara.

Advertisement

Saat cuaca kering, jaringan akan menyusut secara tidak merata sehingga menciptakan tekanan mekanis yang membuat sisik melengkung terbuka.

Sebaliknya, saat lembap atau basah, jaringan menyerap air dan kembali ke bentuk semula, menyebabkan sisik merapat.

"Biji pinus akan membengkak satu sisi dari sisiknya sehingga secara alami menutup pine cone. Yang menjadi salah satu adaptasi untuk melindungi bijinya. Saat kering dan terbuka, bijinya bisa mencapai jarak yang lebih jauh ketika tertiup angin," ujar Jonathan Ethan Hernandez, pakar kehutanan dan peneliti ekofisiologi tumbuhan.

Advertisement

Mekanisme ini merupakan strategi reproduksi yang krusial bagi pohon pinus.

Dengan terbuka saat kering, biji lebih mudah terlepas dan terbawa angin ke lokasi yang ideal untuk berkecambah.

Saat basah, sisik menutup untuk melindungi biji agar tidak busuk dan membatasi penyebaran yang tidak efektif saat kondisi lingkungan kurang mendukung.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BanyuwangiIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Viral Dijuluki "Swiss-nya Banyuwangi", Sungai Badeng di Songgon Tawarkan Panorama Sungai Jernih dan Hutan Pinus yang Memikat

Viral Dijuluki "Swiss-nya Banyuwangi", Sungai Badeng di Songgon Tawarkan Panorama Sungai Jernih dan Hutan Pinus yang Memikat

Sungai Badeng di Desa Sumberbulu, Songgon, Banyuwangi, menawarkan panorama sungai jernih dan hutan pinus yang dijuluki "Swiss-nya Banyuwangi". Destinasi ini cocok untuk piknik, bermain air, rafting, hingga tubing.

Wisata Pinus Sempu Makin Hits, BPBD Ingatkan Ancaman di Balik Keindahan

Wisata Pinus Sempu Makin Hits, BPBD Ingatkan Ancaman di Balik Keindahan

Wisata alam baru di Sempu Banyuwangi terus bermunculan. BPBD Jatim turun tangan memberikan edukasi mitigasi bencana kepada pengelola.

Kenapa Hujan Punya Aroma Khas? Ini Penjelasan tentang Petrichor

Kenapa Hujan Punya Aroma Khas? Ini Penjelasan tentang Petrichor

Hujan setelah cuaca panas sering menghadirkan aroma khas dari tanah basah. Aroma yang dikenal sebagai petrichor ini ternyata berkaitan dengan senyawa tanah, tumbuhan, dan mikroorganisme yang terlepas ke udara.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer