alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Sekolah Hati-Hati Tentukan Prodi SNMPTN

JawaPos.com – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan sudah dibuka pada 21 Februari lalu. Akan tetapi rupanya tidak semua sekolah dan semua siswa langsung berebut melakukan pendaftaran di hari pertama tersebut. Rata-rata baik siswa maupun sekolah masih berhati-hati dalam menentukan pilihan.
    
Kepala SMAN 1 Giri Mujib mengatakan, hari ini siswa rata-rata hanya ingin melihat apakah dirinya lolos atau tidak masuk ke dalam kuota siswa yang bisa mendaftarkan diri di SNMPTN. Karena sesuai regulasi SNMPTN, hanya 50 persen siswa dari kelas XII yang mempunyai hak tersebut.

”Mereka masih melihat-lihat, kita memang meminta begitu. Jadi nanti 50 persen siswa yang sudah lolos ini akan kita ajak untuk melihat peringkat mereka di e-Ranking dulu sebelum menentukan pilihan. Kita tidak ingin terburu-buru,” ujar Mujib.

Baca Juga :  Ipung: Bukunya Penuh Inovatif dan Inspiratif

Rencananya Senin (26/2) mendatang siswa di sekolahnya akan dikumpulkan untuk merumuskan strategi pendaftaran. Dengan begitu, diharapkan peluang siswa diterima di SNMPTN semakin besar. Dan yang terpenting tidak sampai berkompetisi dengan sesama rekan mereka di prodi dan perguruan tinggi yang sama. ”Nanti kita kumpulkan untuk membahas bersama. Karena hari ini baru muncul kuota 50 persen siswa yang bisa mendaftar. Kita juga harus menyiapkan strategi untuk siswa yang tidak terjaring untuk masuk PTN melalui jalur lain,” tegasnya.

Hal yang sama juga diterapkan di SMAN 1 Banyuwangi. Kepala SMAN 1 Banyuwangi Sudi Winoto mengaku masih membahas strategi pendaftaran SNMPTN dengan guru bimbingan konseling (BK). ”Anak-anak tadi masih melihat lihat saja, intinya kita tidak buru-buru, toh pendaftaran masih ada dua minggu. Kita tidak ingin siswa salah sasaran sekolah. Jadi nanti mungkin setelah strategi dengan guru BK sudah matang, baru semuanya mendaftar,” ujar mantan Kepala SMAN 1 Glagah itu.

Baca Juga :  Gandeng Kominfo, Dispendik Gelar PPDB SMP Secara Online

JawaPos.com – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jalur undangan sudah dibuka pada 21 Februari lalu. Akan tetapi rupanya tidak semua sekolah dan semua siswa langsung berebut melakukan pendaftaran di hari pertama tersebut. Rata-rata baik siswa maupun sekolah masih berhati-hati dalam menentukan pilihan.
    
Kepala SMAN 1 Giri Mujib mengatakan, hari ini siswa rata-rata hanya ingin melihat apakah dirinya lolos atau tidak masuk ke dalam kuota siswa yang bisa mendaftarkan diri di SNMPTN. Karena sesuai regulasi SNMPTN, hanya 50 persen siswa dari kelas XII yang mempunyai hak tersebut.

”Mereka masih melihat-lihat, kita memang meminta begitu. Jadi nanti 50 persen siswa yang sudah lolos ini akan kita ajak untuk melihat peringkat mereka di e-Ranking dulu sebelum menentukan pilihan. Kita tidak ingin terburu-buru,” ujar Mujib.

Baca Juga :  Stikes Gelar Kuliah Tamu Holistic Care dan Diskusi Terbuka

Rencananya Senin (26/2) mendatang siswa di sekolahnya akan dikumpulkan untuk merumuskan strategi pendaftaran. Dengan begitu, diharapkan peluang siswa diterima di SNMPTN semakin besar. Dan yang terpenting tidak sampai berkompetisi dengan sesama rekan mereka di prodi dan perguruan tinggi yang sama. ”Nanti kita kumpulkan untuk membahas bersama. Karena hari ini baru muncul kuota 50 persen siswa yang bisa mendaftar. Kita juga harus menyiapkan strategi untuk siswa yang tidak terjaring untuk masuk PTN melalui jalur lain,” tegasnya.

Hal yang sama juga diterapkan di SMAN 1 Banyuwangi. Kepala SMAN 1 Banyuwangi Sudi Winoto mengaku masih membahas strategi pendaftaran SNMPTN dengan guru bimbingan konseling (BK). ”Anak-anak tadi masih melihat lihat saja, intinya kita tidak buru-buru, toh pendaftaran masih ada dua minggu. Kita tidak ingin siswa salah sasaran sekolah. Jadi nanti mungkin setelah strategi dengan guru BK sudah matang, baru semuanya mendaftar,” ujar mantan Kepala SMAN 1 Glagah itu.

Baca Juga :  SMA Binus Tanggerang Kunjungi SDN 2 Kemiren

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/