Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Edukasi
icon featured
Edukasi
Peran LKP Desy Education

Sukses Antarkan Anak Desa Dapat Beasiswa hingga ke Mancanegara

25 November 2021, 09: 40: 39 WIB | editor : Ali Sodiqin

Sukses Antarkan Anak Desa Dapat Beasiswa hingga ke Mancanegara

AKTIF: Suprapto mengajar peserta didik di LKP Cabang Singojuruh, Rabu (24/11). (Dedy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Keberadaan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) memberikan peran nyata dan kontribusi penting bagi keberlangsungan dunia pendidikan di Banyuwangi. Salah satunya LKP Desy Education Cabang Singojuruh yang berhasil membawa anak-anak desa hingga ke mancanegara.

Sore itu anak-anak usia belasan tahun tampak berbaris. Mereka mengantre masuk ke dalam kelas LKP yang berlokasi di Jalan Tawang Alun, depan RTH Lemahbangkulon, Kecamatan Singojuruh. Mereka antre untuk cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir yang disediakan di halaman depan.

Usai mencuci tangan dengan sabun sampai bersih, satu per satu dari mereka diperiksa suhu tubuhnya. Mereka baru diperbolehkan masuk ke dalam kelas setelah membasahi permukaan telapak tangan dengan hand sanitizer.

Baca juga: Atasi Irigasi di Musim Kemarau, Mahasiswa Poliwangi Ciptakan Hydrant

Sukses Antarkan Anak Desa Dapat Beasiswa hingga ke Mancanegara

DISPLIN: Peserta didik tetap mematuhi protokol kesehatan sebelum masuk ke dalam kelas. (Dedy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)

Ketika datang, para peserta didik yang berasal dari delapan kecamatan tetap diwajibkan mengenakan masker. Begitu pula ketika berada di dalam kelas. Mereka tetap diatur tempat duduknya berjarak antar satu dengan yang lain. ”Meskipun tidak dalam kondisi pandemi Covid-19, jumlah satu ruang kelas maksimal hanya sepuluh anak saja,” ungkap Suprapto, tenaga pendidik LKP Desy  Education Cabang Singojuruh.

Meski berada di desa, kata Suprapto, LKP Desy  Education Cabang Singojuruh merupakan satu-satunya LKP yang ada sejak tahun 2008 di Kecamatan Singojuruh. Jumlah peserta didik mulai tahun 2008 sampai 2020 sebanyak 1.759 orang. ”Kali pertama merintis tahun 2008 hanya 41 orang, mulai dari jenjang SD sampai jenjang umum,” katanya.

Bukan urusan mudah untuk tetap konsisten menghidupkan LKP yang berada di pedesaan hingga akhirnya mendapat kepercayaan dari masyarakat. Kini peserta didik Desy Education Cabang Singojuruh sudah merambah delapan kecamatan, yakni Singojuruh, Songgon, Rogojampi, Kabat, Blimbingsari, Srono, Sempu, dan Pesanggaran.

Suprapto menceritakan, awal mendirikan LKP Cabang di pedesaan tenaga pengajarnya hanya dia seorang diri. Bahkan, tempatnya juga berpindah-pindah di Dusun Sukorejo, Desa Lemahbangkulon. Hingga akhirnya pada tahun 2014 mulai menetap dan memiliki gedung sendiri di atas tanah seluas 88 meter persegi. Bangunan berukuran 8 x 11 meter itu memiliki empat ruang. Dua ruang kelas, satu ruang kantor, satu ruang perpustakaan, serta halaman parkir.

Saat ini, LKP Desy Education Cabang Singojuruh telah memiliki enam orang tenaga pendidik yang semua berlatar pendidikan Bahasa Inggris. ”Ada juga alumni yang mengajar di sini setelah lulus,” jelasnya.

Selama proses pembelajaran, Suprapto menggunakan kelas kecil yang berisi maksimal 10 peserta didik. Harapannya proses pembelajaran bisa optimal. Adapun metode pembelajaran yang diterapkan menggunakan self access learning, yakni dengan memberikan perhatian individu untuk mempercepat siswa dalam berlatih berbicara bahasa Inggris dengan baik, yaitu dengan small class, improving in vocabulary, reading comprehension, reading speed, extensive writing, dan listening comprehension.

Bagi peserta didik dikenakan biaya pendaftaran Rp 300 ribu untuk semua jenjang dan diberikan fasilitas buku modul dan kaus selama mengenyam pendidikan. Untuk iuran bulanan jenjang SD dan SMP sebesar Rp 50 ribu, jenjang SMA/mahasiswa dan umum sebesar Rp 70 ribu.  ”Khusus bagi anak yatim piatu, anak telantar, dan kurang mampu, kami gratiskan penuh. Mulai biaya pendaftaran, dan iuran bulanan sampai ujian,” tegasnya.

Berkat ketekunan dan kedisiplinan, tidak sedikit alumni dan lulusan LKP Desy  Education Cabang Singojuruh mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri. Ada dua anak yang mendapat beasiswa dan kuliah keluar negeri, yakni Galuh Sangga Pangkuan yang sedang melanjutkan kuliah S-1 di Nanjing University of Posts and Telecommunication in China.

Sementara satu alumni lainnya, Astrin yang mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri dan sedang melanjutkan kuliah S-2 di King’s College London Ing England, jurusan Master of Art (Teaching English to Speakers of Other Languages). ”Alhamdulillah, kami mengantarkan anak-anak desa mendapatkan beasiswa hingga kuliah ke berbagai negara,” ujar alumnus S-1 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Banyuwangi ini.

Melalui LKP yang berada di desa, Suprapto benar-benar ingin membantu menyelamatkan generasi emas Indonesia atau yang disebut dengan bonus demografi. Yaitu dengan mempersiapkan generasi unggul dengan mengintegrasikan pendidikan dan pelatihan dalam pengembangan dunia kerja yang berorientasi sosial.

Keberadaan LKP di pedesaan sangat dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar, khususnya dalam hal membantu minat bakat anak dalam belajar bahasa Inggris. ”Alhamdulillah, sejak ada LKP ini anak saya benar-benar terlatih berkomunikasi bahasa asing mulai dari bahasa Inggris dan bahasa Mandarin,” ujar Peni Ningtyas, warga sekitar.

Selain meningkatkan kemampuan anak dalam berkomunikasi bahasa asing, keberadaan LKP tersebut sekaligus membantu anak-anak dalam meraih prestasi akademik dan nonakademik di sekolah satuan pendidikan di semua jenjang. ”Sejak ikut kursus bahasa Inggris nilai akademik mata pelajaran Bahasa Inggris anak saya meningkat drastis. Kalau ketemu warga asing juga sudah berani berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris,” ungkap Peni.

Apalagi, saat ini Banyuwangi menjadi salah satu kabupaten tujuan pariwisata nasional dan internasional. Sudah dipastikan, kemampuan berdialog bahasa asing sebagai media komunikasi  juga sangat penting dan dibutuhkan. ”Kami bangga ada tempat kursus seperti ini, semoga bisa melahirkan anak-anak generasi penerus bangsa yang unggul,” harapnya.

(bw/ddy/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia