Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Edukasi
icon featured
Edukasi

Gandeng BSI, IAI Darussalam Ajak Mahasiswa Lebih Kreatif

25 November 2021, 08: 30: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Gandeng BSI, IAI Darussalam Ajak Mahasiswa Lebih Kreatif

TERAMPIL: Narasumber Indriyani Siswati mengajak mahasiswa dalam materi public speaking, Senin (22/11). (IAIDA for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

TEGALSARI – Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam (FDKI) IAI Darussalam Blokagung, Kecamatan Tegalsari bersama PT. Bumi Suksesindo (BSI), menggelar Workshop Jurnalistik di aula Haromain, kemarin (22/11). Acara yang digelar sehari itu mengusung tema, membentuk jurnalistik yang kreatif anti hoax.

Workshop yang dihadiri para dosen, mahasiswa, dan perwakilan PT. BSI, Makin dan Muhamad Mukit, itu menghadirkan narasumber Syaifudin Mahmud dari Jawa Pos Radar Banyuwangi, Bintoro Jalu dari Banyuwangi 1 TV, Rizky Alfian Restiawan dari TIMES Indonesia, dan Indriyani Siswati dari PT. BSI.

Rektor IAI Darussalam Blokagung, Dr. KH. Ahmad Munib Syafaat, dalam acara itu menyampaikan peran media massa dengan jurnalisnya sangat penting dalam kehidupan. Melalui media, bisa mendapatkan banyak informasi dalam waktu yang cepat. “Media bisa sebagai kontrol, media sebagai sarana pendidikan, media sebagai hiburan, dan media sebagai dakwah,” katanya.

Baca juga: Penyuluh Agama Jadi Agen Kebangsaan

Gandeng BSI, IAI Darussalam Ajak Mahasiswa Lebih Kreatif

BERSAMA: Rektor IAI Darussalam, Blokagung, Ahmad Munib Syafaat usai menandatangani kerjasama dengan media cetak dan online, Senin (22/11). (IAIDA for RadarBanyuwangi.id)

Pentingnya media massa itu, terang dia, maka workshop jurnalistik yang digelar FDKI ini dianggap sangat penting. Para mahasiswa, diharapkan bisa menjadi jurnalis yang kritis dan kreatif. “Selamat mengikuti workshop, semoga bisa menjadi yang kritis dan kreatif,” katanya.

Perwakilan PT. BSI Muhammad Mukit dalam acara itu menyampaikan, mendukung workshop ini karena dianggap sangat menarik. Selama ini, BSI terbuka dengan siapapun, terutama untuk meningkatkan kreativitas. “Tema jurnalis kreatif anti hoax ini sangat bagus,” katanya.(abi)

(bw/*/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia