alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Hari Pertama PPDB Online, Server Langsung Ngadat

RADAR BANYUWANGI – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Banyuwangi dimulai, Kamis (23/6). Hari pertama dibuka, wali murid mengeluhkan server yang ngadat. Server Dinas Pendidikan Banyuwangi sulit diakses.

Akibat dilanda kepanikan, sejumlah wali murid ada yang mendatangi sekolah tempat pendaftaran. Mereka menanyakan laman resmi PPDB Banyuwangi yang sulit diakses. ”Sejak pagi saya coba buka laman website ppdb.banyuwangikab.go.id. Berulang kali saya coba tetap tidak bisa,” ujar Wardoyo, salah seorang wali murid.

Dia sempat mengira ponsel atau jaringan internet yang mengalami gangguan. Beberapa kali dicoba menggunakan saluran wifi ternyata juga masih tetap sama. Hasilnya tetap saja tidak bisa diakses. Wardoyo akhirnya mendatangi sekolah tempat putranya mendaftar di SMPN 2 Rogojampi. ”Saya datang langsung ke sekolah untuk menanyakan cara mendaftar online PPDB,” katanya.

Setelah dari SMPN 2 Rogojampi, Wardoyo mulai mendapat jawaban bahwa server pendaftaran masih mengalami gangguan. ”Saya sampai siang harus menunggu di sekolah sampai servernya benar-benar bisa diakses. Saya dibantu pihak sekolah mengakses data pendaftaran di lab komputer,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Teknik Untag Ikuti Magang Industri

Untuk melakukan pendaftaran, terang Wardoyo, harus verifikasi data nomor induk siswa nasional (NISN), kartu keluarga, dan mengikuti arahan dari server untuk memilih sekolah yang akan dituju. Setelah upload, tinggal memantau urutan ranking nama putranya di website tersebut. ”Ya sempat khawatir jika anak saya tidak bisa mendaftar sekolah. Ternyata servernya yang ngadat,” katanya.

Akibat server ngadat, sejumlah wali murid juga mendatangi kantor Dinas Pendidikan Banyuwangi. Mereka membawa ponsel dan menanyakan langsung pada petugas yang berada di loket PPDB Dinas Pendidikan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno melalui Kabid SMP Alfian membenarkan gangguan server PPDB tersebut disebabkan alamat yang disediakan diakses banyak orang. ”Betul ada kendala server ngadat, tapi siang sudah bisa diakses dan lancar sampai sore ini,” ujar Alfian.

Baca Juga :  Jangan Ada Lagi Perpeloncoan dalam Pelaksanaan MPLS

Jika orang tua kesulitan, kata Alfian, pihaknya menugaskan seluruh sekolah untuk membuka pos bantuan. Bahkan, di kantor Dinas Pendidikan Banyuwangi ada pos pelayanan. ”Secara teknis server berada di bawah Dinas Kominfo Banyuwangi. Tapi orang tua calon pendaftar tidak perlu panik berlebihan karena masih ada hari kedua besok (hari ini),” pinta Alfian.

Dinas Pendidikan Banyuwangi akan mengevaluasi hasil PPDB di hari pertama dan kedua. Jika memang dinilai masih banyak calon pendaftar yang terkendala, bisa jadi waktu pendaftaran PPDB SMP akan diperpanjang. ”Kita lihat besok (hari ini). Jika memang memungkinkan, bisa jadi waktu pendaftaran akan kita lakukan perpanjangan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, PPDB SMP ini dibuka dalam tiga jalur pendaftaran. Jalur prestasi dibuka pada 18–19 April lalu. Selanjutnya, jalur afirmasi dan kepindahan orang tua pada 20–21 Juni. Terakhir, jalur zonasi yang dibuka kemarin (23/6) hingga hari ini. (ddy/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Banyuwangi dimulai, Kamis (23/6). Hari pertama dibuka, wali murid mengeluhkan server yang ngadat. Server Dinas Pendidikan Banyuwangi sulit diakses.

Akibat dilanda kepanikan, sejumlah wali murid ada yang mendatangi sekolah tempat pendaftaran. Mereka menanyakan laman resmi PPDB Banyuwangi yang sulit diakses. ”Sejak pagi saya coba buka laman website ppdb.banyuwangikab.go.id. Berulang kali saya coba tetap tidak bisa,” ujar Wardoyo, salah seorang wali murid.

Dia sempat mengira ponsel atau jaringan internet yang mengalami gangguan. Beberapa kali dicoba menggunakan saluran wifi ternyata juga masih tetap sama. Hasilnya tetap saja tidak bisa diakses. Wardoyo akhirnya mendatangi sekolah tempat putranya mendaftar di SMPN 2 Rogojampi. ”Saya datang langsung ke sekolah untuk menanyakan cara mendaftar online PPDB,” katanya.

Setelah dari SMPN 2 Rogojampi, Wardoyo mulai mendapat jawaban bahwa server pendaftaran masih mengalami gangguan. ”Saya sampai siang harus menunggu di sekolah sampai servernya benar-benar bisa diakses. Saya dibantu pihak sekolah mengakses data pendaftaran di lab komputer,” jelasnya.

Baca Juga :  Jangan Salah Tentukan Titik Lokasi, Lebih Baik Minta Bantuan Operator Sekolah

Untuk melakukan pendaftaran, terang Wardoyo, harus verifikasi data nomor induk siswa nasional (NISN), kartu keluarga, dan mengikuti arahan dari server untuk memilih sekolah yang akan dituju. Setelah upload, tinggal memantau urutan ranking nama putranya di website tersebut. ”Ya sempat khawatir jika anak saya tidak bisa mendaftar sekolah. Ternyata servernya yang ngadat,” katanya.

Akibat server ngadat, sejumlah wali murid juga mendatangi kantor Dinas Pendidikan Banyuwangi. Mereka membawa ponsel dan menanyakan langsung pada petugas yang berada di loket PPDB Dinas Pendidikan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno melalui Kabid SMP Alfian membenarkan gangguan server PPDB tersebut disebabkan alamat yang disediakan diakses banyak orang. ”Betul ada kendala server ngadat, tapi siang sudah bisa diakses dan lancar sampai sore ini,” ujar Alfian.

Baca Juga :  Perkuat Kompetensi Pelajar, Gelar Fasilitasi Profil Pelajar Pancasila

Jika orang tua kesulitan, kata Alfian, pihaknya menugaskan seluruh sekolah untuk membuka pos bantuan. Bahkan, di kantor Dinas Pendidikan Banyuwangi ada pos pelayanan. ”Secara teknis server berada di bawah Dinas Kominfo Banyuwangi. Tapi orang tua calon pendaftar tidak perlu panik berlebihan karena masih ada hari kedua besok (hari ini),” pinta Alfian.

Dinas Pendidikan Banyuwangi akan mengevaluasi hasil PPDB di hari pertama dan kedua. Jika memang dinilai masih banyak calon pendaftar yang terkendala, bisa jadi waktu pendaftaran PPDB SMP akan diperpanjang. ”Kita lihat besok (hari ini). Jika memang memungkinkan, bisa jadi waktu pendaftaran akan kita lakukan perpanjangan,” tandasnya.

Sekadar diketahui, PPDB SMP ini dibuka dalam tiga jalur pendaftaran. Jalur prestasi dibuka pada 18–19 April lalu. Selanjutnya, jalur afirmasi dan kepindahan orang tua pada 20–21 Juni. Terakhir, jalur zonasi yang dibuka kemarin (23/6) hingga hari ini. (ddy/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/