alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Program Banyuwangi Ayo Mengajar Kembali Digeber

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Ayo Mengajar (BAM) serempak di seluruh satuan pendidikan. Pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini mengundang masyarakat dari berbagai profesi bergabung sebagai relawan untuk terjun memotivasi siswa agar tetap semangat mengikuti pembelajaran pada situasi pandemi Covid-19.

Para relawan terpilih akan diterjunkan ke sekolah-sekolah dalam program ini. BAM merupakan kelas motivasi singkat bagi para pelajar dengan mendatangkan motivator (relawan) dari lintas profesi.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, BAM merupakan salah satu cara untuk membangkitkan semangat dan motivasi para siswa. ”Kita hadirkan motivator tamu untuk berbagi inspirasi dan pengalaman-pengalaman sukses agar anak-anak bisa mengenal lebih dini beragam profesi, membangun imajinasinya, sehingga bisa menentukan cita-citanya,” ujarnya.

Tidak sekadar mengajar, lanjut Ipuk, para motivator tersebut juga akan bercerita seputar profesi mereka maupun tantangan terkini yang mereka hadapi. ”Ini adalah wujud komitmen kami untuk merespons adanya perubahan dunia akibat pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan bangsa ke depan. Kami ajak ratusan relawan motivator hebat agar mereka bisa bercerita dan memotivasi siswa-siswa,” kata dia. 

Banyuwangi Ayo Mengajar 2021 bakal digelar awal Desember mendatang di 400 sekolah secara serentak. Kegiatan ini menyasar siswa SD dan SMP sederajat di seluruh Banyuwangi, termasuk di desa-desa.

Banyuwangi Ayo Mengajar juga bakal melibatkan 400 relawan dari 62 jenis lintas keahlian. Mulai dari polisi, TNI, jaksa, hakim, pengusaha muda, ekonom, konselor, pelaku wisata, dan masih banyak lainnya. ”Tahun ini kita gelar kembali karena dampaknya terlihat. Anak-anak khususnya yang ada di sekolah-sekolah di desa merasa senang karena bisa ketemu sosok baru yang bisa menginspirasi mereka. Ini juga jadi ajang me-refresh siswa, biar enggak bosan ketemu guru yang sama terus. Saya juga akan ikut mengajar,” imbuh Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno menambahkan, pendaftaran relawan BAM telah dibuka sejak 8–27 November. Pelamar bisa langsung mengisi formulir pendaftaran online di http://bit.ly/bamnewmind. ”Kita akan merekrut 400 relawan untuk mengisi 400 titik. Tidak ada batasan usia. Siapa saja bisa mendaftar. Syaratnya, minimal S-1 dari semua disiplin ilmu. Bahkan, kita utamakan yang bukan dari profesi keguruan. Motivator terbaik akan kami berikan hadiah menarik,” pungkasnya. 

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi kembali menggelar Banyuwangi Ayo Mengajar (BAM) serempak di seluruh satuan pendidikan. Pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini mengundang masyarakat dari berbagai profesi bergabung sebagai relawan untuk terjun memotivasi siswa agar tetap semangat mengikuti pembelajaran pada situasi pandemi Covid-19.

Para relawan terpilih akan diterjunkan ke sekolah-sekolah dalam program ini. BAM merupakan kelas motivasi singkat bagi para pelajar dengan mendatangkan motivator (relawan) dari lintas profesi.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengatakan, BAM merupakan salah satu cara untuk membangkitkan semangat dan motivasi para siswa. ”Kita hadirkan motivator tamu untuk berbagi inspirasi dan pengalaman-pengalaman sukses agar anak-anak bisa mengenal lebih dini beragam profesi, membangun imajinasinya, sehingga bisa menentukan cita-citanya,” ujarnya.

Tidak sekadar mengajar, lanjut Ipuk, para motivator tersebut juga akan bercerita seputar profesi mereka maupun tantangan terkini yang mereka hadapi. ”Ini adalah wujud komitmen kami untuk merespons adanya perubahan dunia akibat pandemi Covid-19 yang menjadi tantangan bangsa ke depan. Kami ajak ratusan relawan motivator hebat agar mereka bisa bercerita dan memotivasi siswa-siswa,” kata dia. 

Banyuwangi Ayo Mengajar 2021 bakal digelar awal Desember mendatang di 400 sekolah secara serentak. Kegiatan ini menyasar siswa SD dan SMP sederajat di seluruh Banyuwangi, termasuk di desa-desa.

Banyuwangi Ayo Mengajar juga bakal melibatkan 400 relawan dari 62 jenis lintas keahlian. Mulai dari polisi, TNI, jaksa, hakim, pengusaha muda, ekonom, konselor, pelaku wisata, dan masih banyak lainnya. ”Tahun ini kita gelar kembali karena dampaknya terlihat. Anak-anak khususnya yang ada di sekolah-sekolah di desa merasa senang karena bisa ketemu sosok baru yang bisa menginspirasi mereka. Ini juga jadi ajang me-refresh siswa, biar enggak bosan ketemu guru yang sama terus. Saya juga akan ikut mengajar,” imbuh Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi Suratno menambahkan, pendaftaran relawan BAM telah dibuka sejak 8–27 November. Pelamar bisa langsung mengisi formulir pendaftaran online di http://bit.ly/bamnewmind. ”Kita akan merekrut 400 relawan untuk mengisi 400 titik. Tidak ada batasan usia. Siapa saja bisa mendaftar. Syaratnya, minimal S-1 dari semua disiplin ilmu. Bahkan, kita utamakan yang bukan dari profesi keguruan. Motivator terbaik akan kami berikan hadiah menarik,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/