Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Edukasi
icon featured
Edukasi
LKP DESY EDUCATION

Peserta PKK, Praktik Kelas Industri Perhotelan di Hotel Aston

22 Oktober 2021, 08: 35: 49 WIB | editor : AF. Ichsan Rasyid

Peserta PKK, Praktik Kelas Industri Perhotelan di Hotel Aston

JADI BARTENDER: F&B Manajer Hotel Aston Banyuwangi Ariyadi (kiri) atraksi meracik minuman di hadapan peserta program PKK LKP Desy Education Banyuwangi, Kamis (21/10). (LKP Desy Education For RaBa)

Share this      

GIRI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Peserta program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) Tipe A: Platinum mengikuti Praktik Kelas Industri bidang Perhotelan di Hotel Aston Banyuwangi, Kamis (21/10).

Kegiatan yang dilaksanakan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Desy Education (DE) Banyuwangi difasilitasi oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek RI.

Peserta program PKK mendapatkan praktik Food and Beverage (F&B) Service Bartender yang dipandu oleh F&B Manajer Hotel Aston Banyuwangi Ariyadi.

Baca juga: Kembalikan Harkat SMK, Launching SMK Mbangun Desa

Dalam kesempatan itu, Ariyadi memberikan pelatihan dan pengenalan peralatan bar serta jenis-jenis minuman beralkohol dan non-alkohol. ”Jadi bartender, selain memiliki knowledge dan keterampilan juga harus punya attitude,” jelas Ariyadi.

Agar dapat menjadi bartender yang bagus, menurut Ariyadi, hendaknya memiliki pengetahuan yang baik akan jenis minuman yang diracik, sering berlatih, dan melengkapi diri dengan kemampuan menghibur tamu. ”Kemampuan juggling dan flaring, termasuk skill yang perlu dikuasai seorang bartender,” pesan Ariyadi.      

GM Hotel Aston Banyuwangi Catur Rahmadi dalam welcoming speech-nya mengaku bangga bisa mendukung program PKK LKP DE Banyuwangi. ”Terima kasih telah memilih Hotel Aston Banyuwangi,” ujar Catur. 

Selanjutnya, Catur berpesan kepada peserta program PKK, jika ingin karirnya berkembang di dunia usaha bukan hanya skill dan knowledge saja yang harus dimiliki, melainkan juga harus punya mental yang kuat. ”Skill dan knowledge cukup, tapi mental juga harus dipersiapkan,” bebernya. 

Catur menambahkan, sepintar apa pun dan sehebat apa pun kita harus punya attitude yang bagus. Tidak ada keberhasilan yang tidak dilalui oleh hasil dari kerja keras. ”Jujur, disiplin, dan kerja keras itu kuncinya,” tegas Catur.

Sementara itu, Direktur LKP DE Banyuwangi Handoyo Saputro MPd MSi mengatakan, pihaknya sangat terbantu bermitra dengan IDUKA karena peserta program PKK dapat tersalurkan di dunia kerja. ”LKP DE konsisten menciptakan SDM unggul berkualitas lewat program PKK dan berperan mengurangi angka pengangguran khususnya di Kabupaten Banyuwangi,” pungkas Handoyo. (*)

(bw/ics/ics/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia