alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Alhamdulillah, 958 Guru di Banyuwangi Terima SK PPPK

RADAR BANYUWANGI – Kekuatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi bertambah. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 958 orang menerima Surat Keputusan (SK) sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), Senin (20/6) lalu.

Prosesi penyerahan SK PPPK yang dipimpin Bupati Ipuk Fiestiandani tersebut dipusatkan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Kegiatan digelar secara hybrid. Sebagian hadir langsung di pendapa, sedangkan sisanya mengikuti acara secara daring dari kediaman atau tempat kerja masing-masing.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sebanyak 958 orang yang menerima SK PPPK tahap 2 kemarin seluruhnya merupakan tenaga guru. Rinciannya, guru SD mencapai 798 orang dan guru SMP sebanyak 160 orang.

Bukan itu saja, pada kesempatan yang sama Bupati Ipuk juga menyerahkan SK kenaikan pangkat PNS periode April 2022. SK kenaikan pangkat tersebut diserahkan kepada 1.464 pegawai di lingkup pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Bupati Ipuk mengatakan, bagi dirinya, kegiatan kemarin bukan sekadar penyerahan SK PPPK. Lebih dari itu, ada beban dan tanggung jawab ke depannya. ”Tidak hanya Bapak dan Ibu sekalian yang harus punya semangat baru terhadap tugas dan amanat yang Bapak/Ibu emban. Saya sebagai bupati pun punya beban. Ini berarti jumlah penumpang perahu yang saya nakhodai semakin bertambah,” ujarnya.

Ipuk menuturkan, para PPPK yang kemarin menerima SK merupakan bagian dari Pemkab Banyuwangi. ”Bagi kami, ini adalah amanah bagaimana superteam Pemkab Banyuwangi bukan sekadar bertambah personelnya, tetapi harus benar-benar berjalan. Seluruh ASN harus punya peran besar terhadap pembangunan daerah,” kata mantan ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Banyuwangi tersebut.

Ipuk lantas menggarisbawahi bahwa para PPPK dan PNS merupakan abdi negara yang punya tanggung jawab melayani masyarakat sesuai bidang kerja masing-masing. Termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. ”Karena itu, saya meminta komitmen dari Bapak dan Ibu semua untuk bekerja sebaik-baiknya. Komitmen untuk bisa menunjukkan dedikasi di bidang masing-masing, bisa loyal terhadap daerah, serta bekerja dengan penuh semangat didasari niat ibadah dan dilandasi rasa tanggung jawab kepada negara, kabupaten, dan masyarakat Banyuwangi,” tegasnya. (sgt/afi/c1)

RADAR BANYUWANGI – Kekuatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi bertambah. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 958 orang menerima Surat Keputusan (SK) sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), Senin (20/6) lalu.

Prosesi penyerahan SK PPPK yang dipimpin Bupati Ipuk Fiestiandani tersebut dipusatkan di Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Kegiatan digelar secara hybrid. Sebagian hadir langsung di pendapa, sedangkan sisanya mengikuti acara secara daring dari kediaman atau tempat kerja masing-masing.

Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sebanyak 958 orang yang menerima SK PPPK tahap 2 kemarin seluruhnya merupakan tenaga guru. Rinciannya, guru SD mencapai 798 orang dan guru SMP sebanyak 160 orang.

Bukan itu saja, pada kesempatan yang sama Bupati Ipuk juga menyerahkan SK kenaikan pangkat PNS periode April 2022. SK kenaikan pangkat tersebut diserahkan kepada 1.464 pegawai di lingkup pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Bupati Ipuk mengatakan, bagi dirinya, kegiatan kemarin bukan sekadar penyerahan SK PPPK. Lebih dari itu, ada beban dan tanggung jawab ke depannya. ”Tidak hanya Bapak dan Ibu sekalian yang harus punya semangat baru terhadap tugas dan amanat yang Bapak/Ibu emban. Saya sebagai bupati pun punya beban. Ini berarti jumlah penumpang perahu yang saya nakhodai semakin bertambah,” ujarnya.

Ipuk menuturkan, para PPPK yang kemarin menerima SK merupakan bagian dari Pemkab Banyuwangi. ”Bagi kami, ini adalah amanah bagaimana superteam Pemkab Banyuwangi bukan sekadar bertambah personelnya, tetapi harus benar-benar berjalan. Seluruh ASN harus punya peran besar terhadap pembangunan daerah,” kata mantan ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Banyuwangi tersebut.

Ipuk lantas menggarisbawahi bahwa para PPPK dan PNS merupakan abdi negara yang punya tanggung jawab melayani masyarakat sesuai bidang kerja masing-masing. Termasuk di bidang pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya. ”Karena itu, saya meminta komitmen dari Bapak dan Ibu semua untuk bekerja sebaik-baiknya. Komitmen untuk bisa menunjukkan dedikasi di bidang masing-masing, bisa loyal terhadap daerah, serta bekerja dengan penuh semangat didasari niat ibadah dan dilandasi rasa tanggung jawab kepada negara, kabupaten, dan masyarakat Banyuwangi,” tegasnya. (sgt/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/