alexametrics
23.4 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Dihibur Musik Akustik, Diisi Ceramah Mahasiswa Lebanon

BANYUWANGI – Puluhan siswa SMPN 2 Glagah mengikuti Pondok Ramadan di Gedung Grha Pena, kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), Rabu (20/4/2022). Menariknya, selama mengikuti kegiatan Pondok Ramadan, para siswa juga dihibur dengan berbagai penampilan kesenian siswa.

Sejak pukul 07.30 para siswa yang didampingi dewan guru mulai berdatangan di Gedung Grha Pena yang berlokasi di Jalan Brawijaya Nomor 77, Banyuwangi, ini. Selanjutnya, para siswa tersebut langsung menuju Seblangroom di lantai dua.

Kegiatan Pondok Ramadan diawali dengan salat Duha berjamaah. Kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh salah satu siswa. Berbeda dari biasanya, kali ini pihak SMPN 2 Glagah sudah menyiapkan door prize menarik untuk para peserta.

Kepala SMPN 2 Glagah Lilik Subekti mengatakan, kegiatan Pondok Ramadan ini memang dikemas sedikit berbeda, yakni lebih asyik dan menyenangkan. Disertai dengan penampilan talent yang semuanya merupakan siswa-siswi SMPN 2 Glagah. ”Karena ditayangkan live YouTube, harapannya seluruh masyarakat Banyuwangi ikut menyaksikan,” katanya.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang unjuk kebolehan bakat para siswa SMPN 2 Glagah dalam berkreasi dan mengembangkan potensi diri. ”Semoga terus berkembang menjadi siswa yang berkarakter dan berprestasi, dan guru-gurunya diberikan kesejahteraan. Terima kasih Jawa Pos Radar Banyuwangi,” tandas Lilik Subekti.

Salah satu siswa yang unjuk kebolehan yakni Bunga Aprilia. Dia tampil mendongeng di hadapan para guru dan siswa. Tidak hanya itu, ada juga penampilan pembacaan puisi dan atraksi seni musik akustik.

Penyampaian materi yang diberikan oleh H Bagus Khoiri juga cukup menyenangkan. Para peserta Pondok Ramadan diajak menonton film tentang perjuangan umat Islam, yakni Perang Badar. ”Semoga kita bisa meneladani sahabat Nabi yang berjuang di jalan Allah dan diberikan kekuatan,” harapnya.

Usai menyaksikan film, para siswa juga diberikan pertanyaan dan yang bisa menjawab kemudian mendapat door prize. Para siswa juga diajak melantunkan Selawat Badar karya KH Ali Mansyur yang merupakan karya ulama asli Banyuwangi.

Yang tak kalah menarik, ada pula tausiah agama yang disampaikan langsung melalui live streaming oleh Ustad Zidan Rasyidi. Ustad Zidan merupakan warga Banyuwangi yang saat ini tengah menempuh Pendidikan di Al Jinan University, Lebanon.

Usai mendengarkan ceramah agama, peserta Pondok Ramadan juga mendapatkan materi seputar jurnalistik dan fotografi yang disampaikan wartawan JP-RaBa, Dedy Jumhardiyanto. Para siswa juga diajak mempraktikkan cara mengambil foto dengan menggunakan kamera ponsel. Di akhir acara, peserta diajak melantunkan selawat bersama-sama sebagai penutup kegiatan Pondok Ramadan. 

BANYUWANGI – Puluhan siswa SMPN 2 Glagah mengikuti Pondok Ramadan di Gedung Grha Pena, kantor Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), Rabu (20/4/2022). Menariknya, selama mengikuti kegiatan Pondok Ramadan, para siswa juga dihibur dengan berbagai penampilan kesenian siswa.

Sejak pukul 07.30 para siswa yang didampingi dewan guru mulai berdatangan di Gedung Grha Pena yang berlokasi di Jalan Brawijaya Nomor 77, Banyuwangi, ini. Selanjutnya, para siswa tersebut langsung menuju Seblangroom di lantai dua.

Kegiatan Pondok Ramadan diawali dengan salat Duha berjamaah. Kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh salah satu siswa. Berbeda dari biasanya, kali ini pihak SMPN 2 Glagah sudah menyiapkan door prize menarik untuk para peserta.

Kepala SMPN 2 Glagah Lilik Subekti mengatakan, kegiatan Pondok Ramadan ini memang dikemas sedikit berbeda, yakni lebih asyik dan menyenangkan. Disertai dengan penampilan talent yang semuanya merupakan siswa-siswi SMPN 2 Glagah. ”Karena ditayangkan live YouTube, harapannya seluruh masyarakat Banyuwangi ikut menyaksikan,” katanya.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut juga menjadi ajang unjuk kebolehan bakat para siswa SMPN 2 Glagah dalam berkreasi dan mengembangkan potensi diri. ”Semoga terus berkembang menjadi siswa yang berkarakter dan berprestasi, dan guru-gurunya diberikan kesejahteraan. Terima kasih Jawa Pos Radar Banyuwangi,” tandas Lilik Subekti.

Salah satu siswa yang unjuk kebolehan yakni Bunga Aprilia. Dia tampil mendongeng di hadapan para guru dan siswa. Tidak hanya itu, ada juga penampilan pembacaan puisi dan atraksi seni musik akustik.

Penyampaian materi yang diberikan oleh H Bagus Khoiri juga cukup menyenangkan. Para peserta Pondok Ramadan diajak menonton film tentang perjuangan umat Islam, yakni Perang Badar. ”Semoga kita bisa meneladani sahabat Nabi yang berjuang di jalan Allah dan diberikan kekuatan,” harapnya.

Usai menyaksikan film, para siswa juga diberikan pertanyaan dan yang bisa menjawab kemudian mendapat door prize. Para siswa juga diajak melantunkan Selawat Badar karya KH Ali Mansyur yang merupakan karya ulama asli Banyuwangi.

Yang tak kalah menarik, ada pula tausiah agama yang disampaikan langsung melalui live streaming oleh Ustad Zidan Rasyidi. Ustad Zidan merupakan warga Banyuwangi yang saat ini tengah menempuh Pendidikan di Al Jinan University, Lebanon.

Usai mendengarkan ceramah agama, peserta Pondok Ramadan juga mendapatkan materi seputar jurnalistik dan fotografi yang disampaikan wartawan JP-RaBa, Dedy Jumhardiyanto. Para siswa juga diajak mempraktikkan cara mengambil foto dengan menggunakan kamera ponsel. Di akhir acara, peserta diajak melantunkan selawat bersama-sama sebagai penutup kegiatan Pondok Ramadan. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/