alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Sunday, October 2, 2022

Spensaba Borong Juara Literasi

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – UNESCO telah menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional. Menyongsong peringatan itu, di penghujung bulan Agustus 2022, Dinas Pendidikan Banyuwangi menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Basa Using SMP menghelat Lomba Sastra Using 2022.

Lomba yang digelar selama dua hari (30–31 Agustus 2022) itu berhasil menjaring bibit baru penerus dan pelestari Basa Using usia SMP se-Kabupaten Banyuwangi. Lomba terdiri atas tiga cabang, yakni Lomba Cipta dan Baca Puisi Using, Lomba Pidhato Basa Using, dan Lomba Menulis Cerita Pendek Berbahasa Using.

SMPN 1 Banyuwangi (Spensaba) mengirimkan enam delegasi sekolah. Tak tanggung-tanggung, empat siswa  dinobatkan sebagai juara. Kahfinzu Rivy Naft’s Fi’ru Abdi kelas 8G meraih juara I Cipta & Baca Puisi Using. Ghinaa Faadiyah Aliyya kelas 9B menyabet juara III Pidhato Basa Using. Terta Cristantra Pramono kelas 9G meraih juara I Cipta Cerita Pendek Using. Kemudian Laily Suci Ayu Agustin kelas 9G merebut juara I Cipta Cerita Pendek Using.

Baca Juga :  Warga Sidoarjo Sumbang Komik Anak Islami

”Ini telah sesuai dengan visi sekolah kami, yakni berwawasan global dan junjung potensi lokal. Tentu capaian ini sangat membanggakan,” kata Kepala Sekolah Spensaba M. Shodiq SPd saat ditemui di sekolah kemarin (19/9).

Shodiq menyebut, anak-anak yang notabene ”lare kutha” ini ternyata mau dan mampu memeluk apa yang menjadi identitas asli kita. ”Ya meski tidak bisa dielak bahwa kita memang multietnis. Ada Jawa, Madura, dan suku Using,” tuturnya.

Dalam Festival Sastra yang dihelat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi, delegasi Spensaba juga ditetapkan sebagai Juara I Telling Story dalam ”Lomba Ceritaku adalah Gagasanku”. Bertempat di sisi selatan Gesibu Belambangan, Kahfinzu Rivy Nafts Fi’ru Abdi berhasil mengalahkan pesaing dari Zona Tengah dan Zona Selatan. (*/afi/c1

Baca Juga :  Anak TK Diajari Cara Memadamkan Api

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – UNESCO telah menetapkan tanggal 8 September sebagai Hari Aksara Internasional. Menyongsong peringatan itu, di penghujung bulan Agustus 2022, Dinas Pendidikan Banyuwangi menggandeng Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Basa Using SMP menghelat Lomba Sastra Using 2022.

Lomba yang digelar selama dua hari (30–31 Agustus 2022) itu berhasil menjaring bibit baru penerus dan pelestari Basa Using usia SMP se-Kabupaten Banyuwangi. Lomba terdiri atas tiga cabang, yakni Lomba Cipta dan Baca Puisi Using, Lomba Pidhato Basa Using, dan Lomba Menulis Cerita Pendek Berbahasa Using.

SMPN 1 Banyuwangi (Spensaba) mengirimkan enam delegasi sekolah. Tak tanggung-tanggung, empat siswa  dinobatkan sebagai juara. Kahfinzu Rivy Naft’s Fi’ru Abdi kelas 8G meraih juara I Cipta & Baca Puisi Using. Ghinaa Faadiyah Aliyya kelas 9B menyabet juara III Pidhato Basa Using. Terta Cristantra Pramono kelas 9G meraih juara I Cipta Cerita Pendek Using. Kemudian Laily Suci Ayu Agustin kelas 9G merebut juara I Cipta Cerita Pendek Using.

Baca Juga :  Warga Sidoarjo Sumbang Komik Anak Islami

”Ini telah sesuai dengan visi sekolah kami, yakni berwawasan global dan junjung potensi lokal. Tentu capaian ini sangat membanggakan,” kata Kepala Sekolah Spensaba M. Shodiq SPd saat ditemui di sekolah kemarin (19/9).

Shodiq menyebut, anak-anak yang notabene ”lare kutha” ini ternyata mau dan mampu memeluk apa yang menjadi identitas asli kita. ”Ya meski tidak bisa dielak bahwa kita memang multietnis. Ada Jawa, Madura, dan suku Using,” tuturnya.

Dalam Festival Sastra yang dihelat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banyuwangi, delegasi Spensaba juga ditetapkan sebagai Juara I Telling Story dalam ”Lomba Ceritaku adalah Gagasanku”. Bertempat di sisi selatan Gesibu Belambangan, Kahfinzu Rivy Nafts Fi’ru Abdi berhasil mengalahkan pesaing dari Zona Tengah dan Zona Selatan. (*/afi/c1

Baca Juga :  Halal Bihalal UMM Hadirkan Drama Kolosal 5 Kepala Daerah Alumni

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/