27.2 C
Banyuwangi
Friday, June 2, 2023

YKBH Sritanjung Gelar Sosialisasi Hukum di SMAN 1 Glagah

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) bersama Yayasan Konsultasi Bantuan Hukum (YKBH) Sritanjung menggelar penyuluhan hukum di SMAN 1 Glagah Senin (20/3). Penyuluhan yang dikemas dengan tajuk ”BPHN Mengasuh” mengangkat tema mencegah kenakalan dan kriminalitas anak dengan memahami nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur YKBH Sritanjung Siti Nurhayati. Selain itu, hadir pula Wahid Hasyim asal YKBH Sritanjung yang sekaligus menjadi pemateri kegiatan kali ini. Turut hadir, Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Sawal Riyadi. Sedangkan peserta sosialisasi adalah ratusan siswa kelas XI SMAN 1 Glagah.

Direktur YKBH Sritanjung Siti Nurhayati mengatakan, BPHN mengadakan penyuluhan serentak melalui badan hukum terakreditasi yang ada di seluruh Indonesia secara merata. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan agar generasi muda melek hukum dan lebih menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Baca Juga :  YKBH Sritanjung Geber Penyuluhan Hukum di SMP Al Uswah

Sebelumnya, kegiatan sosialisasi hukum tersebut juga dilaksanakan di beberapa sekolah lain yang ada di Banyuwangi. Menurut dia, para pelaku bullying memiliki usia antara 12 sampai 18 tahun. Hal tersebut terjadi lantaran emosi para pelaku belum cukup stabil.

”Setelah adanya sosialisasi ini, kami berharap para siswa lebih mengetahui tentang pidana yang didapat jika melakukan hal yang tidak sesuai dengan norma hidup. Kegiatan ini juga sebagai bentuk antisipasi untuk meminimalkan gesekan yang ada di sekolah,” ujar Siti.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Sawal Riyadi sangat mendukung kegiatan tersebut. Dia mengaku, program tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan siswa sehingga lebih memperhatikan tindak dan perilaku dalam keseharian. ”Saya rasa program ini bekal awal yang cukup baik untuk disampaikan kepada para pelajar,” tuturnya.

Baca Juga :  Visa Belum Keluar, Mahasiswa Tiongkok Kuliah Webinar

Salah satu siswa SMAN 1 Glagah, Arvina Nurul mengatakan, setelah mendapat materi tentang penyuluhan hukum tersebut, dia akan lebih berhati-hati dalam bersikap. ”Tadi juga sempat disampaikan beberapa ancaman pidana yang diterima, jadi kami bisa lebih memahami informasi tersebut,” tandasnya. (tar/sgt/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) bersama Yayasan Konsultasi Bantuan Hukum (YKBH) Sritanjung menggelar penyuluhan hukum di SMAN 1 Glagah Senin (20/3). Penyuluhan yang dikemas dengan tajuk ”BPHN Mengasuh” mengangkat tema mencegah kenakalan dan kriminalitas anak dengan memahami nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur YKBH Sritanjung Siti Nurhayati. Selain itu, hadir pula Wahid Hasyim asal YKBH Sritanjung yang sekaligus menjadi pemateri kegiatan kali ini. Turut hadir, Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Sawal Riyadi. Sedangkan peserta sosialisasi adalah ratusan siswa kelas XI SMAN 1 Glagah.

Direktur YKBH Sritanjung Siti Nurhayati mengatakan, BPHN mengadakan penyuluhan serentak melalui badan hukum terakreditasi yang ada di seluruh Indonesia secara merata. Kegiatan tersebut dilakukan dengan tujuan agar generasi muda melek hukum dan lebih menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Baca Juga :  UMM Ranking 6 Kampus Swasta Terbaik Se-ASEAN

Sebelumnya, kegiatan sosialisasi hukum tersebut juga dilaksanakan di beberapa sekolah lain yang ada di Banyuwangi. Menurut dia, para pelaku bullying memiliki usia antara 12 sampai 18 tahun. Hal tersebut terjadi lantaran emosi para pelaku belum cukup stabil.

”Setelah adanya sosialisasi ini, kami berharap para siswa lebih mengetahui tentang pidana yang didapat jika melakukan hal yang tidak sesuai dengan norma hidup. Kegiatan ini juga sebagai bentuk antisipasi untuk meminimalkan gesekan yang ada di sekolah,” ujar Siti.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Humas Sawal Riyadi sangat mendukung kegiatan tersebut. Dia mengaku, program tersebut sangat bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan siswa sehingga lebih memperhatikan tindak dan perilaku dalam keseharian. ”Saya rasa program ini bekal awal yang cukup baik untuk disampaikan kepada para pelajar,” tuturnya.

Baca Juga :  SDN 3 Sepanjang Wujudkan Siswa Berkarakter

Salah satu siswa SMAN 1 Glagah, Arvina Nurul mengatakan, setelah mendapat materi tentang penyuluhan hukum tersebut, dia akan lebih berhati-hati dalam bersikap. ”Tadi juga sempat disampaikan beberapa ancaman pidana yang diterima, jadi kami bisa lebih memahami informasi tersebut,” tandasnya. (tar/sgt/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/