alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Buku Kumpulan Surat untuk Bupati Dilaunching

RadarBanyuwangi.id – Belum sebulan menjadi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani sudah mendapatkan hadiah berupa buku kumpulan Surat untuk Bupati Banyuwangi. Buku tersebut merupakan hasil lomba yang diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) dalam rangka Untag Banyuwangi Fiesta (UBF).

Event tahunan UBF itu diselenggarakan untuk mewadahi kreativitas mahasiswa Untag sekaligus ajang promosi kampus. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, UBF kali ini lebih banyak digelar secara virtual. Lomba-lomba yang diadakan setiap UKM hampir semuanya diadakan secara daring.

Muttafaqur Rohmah, Pembina UKM Literasi sekaligus Kepala Untag B-Press, Pusat Penerbitan dan Publikasi Untag Banyuwangi yang sedianya menerbitkan buku kumpulan Surat Untuk Bupati Banyuwangi menyampaikan bahwa dengan banyaknya surat yang masuk, banyak pula pemikiran-pemikiran baru, sumbangsih, celoteh, dan ”curhatan” masyarakat Banyuwangi.

Baca Juga :  SMAN 2 Taruna Bayangkara Siap Menciptakan Generasi Unggul

Rektor Untag Andang Subaharianto mengatakan, kegiatan UKM Literasi itu adalah kegiatan yang mulia. Lomba menulis surat untuk Bupati Banyuwangi itu merupakan ide sangat cemerlang. Andang yakin surat-surat yang telah ditulis memiliki orisinalitas tinggi, yang berangkat tidak hanya sisi otak atau pemikiran, tetapi juga dari hati. Apa pun yang disuarakan oleh masyarakat Banyuwangi; mahasiswa, siswa, dan lainnya, tentu adalah sesuatu yang positif.

”Kegiatan ini menumbuhkan tradisi menulis untuk masyarakat banyak di Banyuwangi, sekaligus isinya, substansinya yang berisi gagasan-gagasan segar, siapa tahu bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menjalankan amanahnya ke depan,” tutur Andang.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kegiatan UKM Literasi Untag untuk meningkatkan minat menulis anak-anak muda di Banyuwangi. ”Dengan menulis dapat meninggalkan jejak sejarah,” ujarnya.

Menutup diskusi, launching, dan bedah buku melalui meeting online kemarin lusa, Muttafaqur selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan dewan juri, yang terdiri atas Dewan Kesenian Blambangan Komite Bahasa dan Sastra Mohammad Saiful, dosen Bahasa Indonesia IAIN Jember Arik Fajar Cahyono, dan copy editor Radar Banyuwangi Desy Ariyani.

Baca Juga :  SMAN 1 Situbondo Gelar Dua Model Pembelajaran di Masa Pandemi

”Sebanyak 435 yang mendaftar, namun hanya 218 yang mengirimkan surat ke meja panitia. Selain diikuti mahasiswa Untag, lomba ini juga diikuti oleh mahasiswa Poliwangi, IAIN Jember, Unmuh Jember, SDS Pesona Astra, bapak-ibu guru beserta siswa-siswinya dari SMAN Banyuwangi, SMAN 1 Srono, SMAN 1 Rogojampi, SMKN 1 Glagah, SMK Gajah Mada, SMAN 1 Wongsorejo, SMA Muhammadiyah 2 Genteng, SMA Fullday Sunan Ampel, SMAN 1 Cluring, bahkan pengajar bimbel Primagama,” sebut Muttafaqur.(*/c1)

RadarBanyuwangi.id – Belum sebulan menjadi Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani sudah mendapatkan hadiah berupa buku kumpulan Surat untuk Bupati Banyuwangi. Buku tersebut merupakan hasil lomba yang diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Literasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) dalam rangka Untag Banyuwangi Fiesta (UBF).

Event tahunan UBF itu diselenggarakan untuk mewadahi kreativitas mahasiswa Untag sekaligus ajang promosi kampus. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, UBF kali ini lebih banyak digelar secara virtual. Lomba-lomba yang diadakan setiap UKM hampir semuanya diadakan secara daring.

Muttafaqur Rohmah, Pembina UKM Literasi sekaligus Kepala Untag B-Press, Pusat Penerbitan dan Publikasi Untag Banyuwangi yang sedianya menerbitkan buku kumpulan Surat Untuk Bupati Banyuwangi menyampaikan bahwa dengan banyaknya surat yang masuk, banyak pula pemikiran-pemikiran baru, sumbangsih, celoteh, dan ”curhatan” masyarakat Banyuwangi.

Baca Juga :  Siswa Baru SDIT Nurul Ansor Disambut Tarian Sekolah Penggerak

Rektor Untag Andang Subaharianto mengatakan, kegiatan UKM Literasi itu adalah kegiatan yang mulia. Lomba menulis surat untuk Bupati Banyuwangi itu merupakan ide sangat cemerlang. Andang yakin surat-surat yang telah ditulis memiliki orisinalitas tinggi, yang berangkat tidak hanya sisi otak atau pemikiran, tetapi juga dari hati. Apa pun yang disuarakan oleh masyarakat Banyuwangi; mahasiswa, siswa, dan lainnya, tentu adalah sesuatu yang positif.

”Kegiatan ini menumbuhkan tradisi menulis untuk masyarakat banyak di Banyuwangi, sekaligus isinya, substansinya yang berisi gagasan-gagasan segar, siapa tahu bisa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam menjalankan amanahnya ke depan,” tutur Andang.

Bupati Ipuk Fiestiandani mengapresiasi kegiatan UKM Literasi Untag untuk meningkatkan minat menulis anak-anak muda di Banyuwangi. ”Dengan menulis dapat meninggalkan jejak sejarah,” ujarnya.

Menutup diskusi, launching, dan bedah buku melalui meeting online kemarin lusa, Muttafaqur selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta dan dewan juri, yang terdiri atas Dewan Kesenian Blambangan Komite Bahasa dan Sastra Mohammad Saiful, dosen Bahasa Indonesia IAIN Jember Arik Fajar Cahyono, dan copy editor Radar Banyuwangi Desy Ariyani.

Baca Juga :  SMAN 2 Taruna Bayangkara Siap Menciptakan Generasi Unggul

”Sebanyak 435 yang mendaftar, namun hanya 218 yang mengirimkan surat ke meja panitia. Selain diikuti mahasiswa Untag, lomba ini juga diikuti oleh mahasiswa Poliwangi, IAIN Jember, Unmuh Jember, SDS Pesona Astra, bapak-ibu guru beserta siswa-siswinya dari SMAN Banyuwangi, SMAN 1 Srono, SMAN 1 Rogojampi, SMKN 1 Glagah, SMK Gajah Mada, SMAN 1 Wongsorejo, SMA Muhammadiyah 2 Genteng, SMA Fullday Sunan Ampel, SMAN 1 Cluring, bahkan pengajar bimbel Primagama,” sebut Muttafaqur.(*/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/