alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Peserta Warga Kurang Mampu dari Pelosok Jatim

BLIMBINGSARI – Sebanyak 40 orang siswa mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan (BP2) Penerbang Banyuwangi. Kegiatan DPM berlangsung di kampus BP2 Banyuwangi di kompleks Bandar Udara (Bandara) Banyuwangi sejak kemarin (20/3).

Sebanyak 40 siswa tersebut terdiri dari 20 siswa Marshalling serta 20 siswa Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Khusus siswa Marshalling akan digembleng selama 20 hari. Sedangkan siswa PKP-PK akan menjalani pendidikan selama 42 hari ke depan.

DPM dibuka secara resmi oleh Kepala BP2 Banyuwangi Afen Sena dan dihadiri oleh Kepala Desa Blimbingsari, Camat Blimbingsari, General Manager (GM) Angkasa Pura II Bandara Banyuwangi, Kepala Stasiun BMKG Banyuwangi, dan Kepala KCP Perum Airnav Banyuwangi.

BP2 Penerbang Banyuwangi menyelenggarakan DPM kali ini bekerja sama dengan ATKP Medan. Kegiatan ini sekaligus melaksanakan program Nawacita yang digagas Presiden Joko Widodo tentang pelaksanaan pendidikan merata bagi semua kalangan.

Puluhan siswa peserta DPM ini lolos seleksi dan berasal dari warga kurang mampu dari berbagai wilayah. Mereka diutamakan berasal dari wilayah Jawa Timur (Jatim) yang masih pelosok dan terbelakang. Bersamaan dengan dibukanya DPM, juga dilaksanakan pelantikan 3 siswa taruna kerja sama Polisi Udara. BP2 Penerbang Banyuwangi adalah salah satu penyelenggara pendidikan penerbang yang berstatus negeri. (bay)

BLIMBINGSARI – Sebanyak 40 orang siswa mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) yang diselenggarakan oleh Balai Pendidikan dan Pelatihan (BP2) Penerbang Banyuwangi. Kegiatan DPM berlangsung di kampus BP2 Banyuwangi di kompleks Bandar Udara (Bandara) Banyuwangi sejak kemarin (20/3).

Sebanyak 40 siswa tersebut terdiri dari 20 siswa Marshalling serta 20 siswa Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Khusus siswa Marshalling akan digembleng selama 20 hari. Sedangkan siswa PKP-PK akan menjalani pendidikan selama 42 hari ke depan.

DPM dibuka secara resmi oleh Kepala BP2 Banyuwangi Afen Sena dan dihadiri oleh Kepala Desa Blimbingsari, Camat Blimbingsari, General Manager (GM) Angkasa Pura II Bandara Banyuwangi, Kepala Stasiun BMKG Banyuwangi, dan Kepala KCP Perum Airnav Banyuwangi.

BP2 Penerbang Banyuwangi menyelenggarakan DPM kali ini bekerja sama dengan ATKP Medan. Kegiatan ini sekaligus melaksanakan program Nawacita yang digagas Presiden Joko Widodo tentang pelaksanaan pendidikan merata bagi semua kalangan.

Puluhan siswa peserta DPM ini lolos seleksi dan berasal dari warga kurang mampu dari berbagai wilayah. Mereka diutamakan berasal dari wilayah Jawa Timur (Jatim) yang masih pelosok dan terbelakang. Bersamaan dengan dibukanya DPM, juga dilaksanakan pelantikan 3 siswa taruna kerja sama Polisi Udara. BP2 Penerbang Banyuwangi adalah salah satu penyelenggara pendidikan penerbang yang berstatus negeri. (bay)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/