Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Edukasi
icon featured
Edukasi

Minat Baca Rendah, Datang ke Perpusda Hanya Karena Ada Tugas

20 Oktober 2021, 07: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Minat Baca Rendah, Datang ke Perpusda Hanya Karena Ada Tugas

CARI REFERENSI: Sejumlah mahasiswi sibuk melihat-lihat buku yang bisa dijadikan rujukan untuk mengerjakan tugas dari kampusnya, Senin kemarin (18/10). (Humaidi/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

SITUBONDO – Minat baca warga di Kabupaten Situbondo masih rendah. Setidaknya jika ini dilihat dari jumlah pengunjung yang mendatangi Perpustakaan Daerah (perpusda) Situbondo. Setiap harinya masih sangat minim.

Saat koran ini datang ke Perpustakaan daerah, tampak sejumlah pengunjung ada di dalamnya. Namun, mereka datang ternyata untuk mencari Referensi dari tugas yang diterima dari sekolah dan kampusnya. Salah satu mahasiswi di Kabupaten Situbondo, Alfira Dwi Nofianti, 19, warga Desa Talkandang, Kecamatan Situbondo, mengatakan, kalau dirinya kurang minat dalam membaca, kecuali ada tugas dari kampusnya.

"Saya datang ke perpustakaan hanya karena ada tugas. Soalnya, kalau ngambil dari google tidak diperbolehkan oleh dosen. Jadi, mau tidak mau untuk mendapatkan referensi harus ke sini (perpustakaan daerah Situbondo),” ujarnya, Senin kemarin, (18/10).

Baca juga: Kampanye Gizi melalui Gerakan Makan Telur dan Minum Susu

Menurutnya, jika dirinya membaca buku bawaannya ngantuk. Soalnya, kalau buku bacaan itu kepanjangan dan harus mencari sub pembahasan yang akan ditulis. Berbeda dengan di google sekali ketik apa yang kita maksud langsung keluar. "Sebenarnya lebih enakan ngambil di google dari pada harus baca buku," imbuhnya.

Sementara itu, Hofifah, 20,  seorang mahasiswa Universitas Abdurrahman Saleh (Unars), yang juga kebetulan mengerjakan makalah di Perpusda, mengeluhkan ketidaklengkapan buku yang disediakan perpusda.

“Ketika saya mengerjarakan tugas dari kampus, bersama teman teman, pasti mengambil rujukan buku di perpus ini. Namun seringkali saya tidak menemukan buku yang sesuai dengan jurusan saya,”  ucap seorang mahasiswi Fakultas Sosial politik itu.

Menurutnya, dirinya bersama kawan-kawan, yang lain sering merasa kecewa apabila buku yang dibutuhkan itu tidak ada. Apalagi berkenaan dengan tugas kuliahnya. Dia mengharap, agar buku yang ada di perpusda sesuai dengan keadaan kampus yang ada di Kabupaten Situbondo.

“Karena perpus ini merupakan rujukan bagi kita semua untuk menggali informasi yang kita butuhkan dalam perkuliahan, apalagi nanti ketika sudah menggarap skripsi, pastinya perpus menjadi ladang bagi kita untuk mencari rujukan, “ pungkasnya.

Sekertaris Dinas (Sekdis), Perpustakaan Daerah Situbondo, mengakui kalau persediaan buku yang tersedia memang kurang. Baik itu bagi masyarakat umum, apalagi bagi mahasiswa yang  sering mencari rujukan ketika mengerjakan tugas atau skripsi. “Sebenarnya, persoalan mengenai kekurangan buku itu, diakibatkan  oleh anggaran untuk pengadaan buku masih sangat kecil sekali,” pungkasnya. (mg1/pri)

(bw/*/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia